ASN Ditikam di Ilaga, Satgas Damai Cartenz Duga Motifnya Balas Dendam KKB

kompas.tv
59 menit lalu
Cover Berita
Seorang aparatur sipil negara atau ASN berinisial MM (44) menjalani perawatan medis, Minggu (2/11/2026), usai ditikam orang tak dikenal (OTK) di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. (Sumber: Satgas Damai Cartenz 2026)

PUNCAK, KOMPAS.TV - Aparatur sipil negara atau ASN berinisial MM (44) menjadi korban penikaman orang tak dikenal (OTK) di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Dikutip dari keterangan tertulis Satgas Operasi Damai Cartenz, Senin (2/11/2026), peristiwa itu terjadi di depan Bengkel Mandiri Utama, Kompleks Pasar Kago, Kampung Ulumuni, Distrik Ilaga, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 16.00 WIT.

Saat peristiwa terjadi, korban sedang duduk di atas sepeda motornya. Namun secara tiba-tiba pelaku menyerangnya dari arah belakang menggunakan senjata tajam berupa pisau.

Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka pada bagian leher. Para pelaku kemudian melarikan diri ke arah Kampung Ulumuni.

Baca Juga: Fakta-Fakta Penangkapan DPO Penembakan di Mimika, Diduga Anggota KKB Kodap III Ilaga

Berdasarkan penyelidikan awal, diduga ada lima pelaku. Tiga orang bertugas mengawasi situasi sekitar dan dua orang lainnya melakukan penikaman terhadap korban.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo menjelaskan, korban kemudian dibawa ke RSUD Ilaga untuk mendapatkan penanganan medis.

“Korban mengalami luka tusuk pada bagian leher akibat penikaman dari arah belakang. Saat ini korban masih dalam keadaan sadar, sementara pisau yang diduga digunakan dalam penyerangan masih tertancap di tubuhnya,” kata dia, Senin.

Pada Senin pagi, korban diirujuk ke RSUD Timika menggunakan pesawat karena keterbatasan fasilitas medis di RSUD Ilaga.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Puncak telah melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan saksi.

Polisi juga menemukan sejumlah barang bukti, antara lain satu jaket berwarna biru navy, satu celana jeans berwarna biru navy, dan satu baju berwarna hitam milik korban.

Baca Juga: Satgas Damai Cartenz Bekuk DPO Penembakan di Ilaga, Diduga Juga Terlibat Pencurian Senpi Polri

Selain itu, terdapat satu bilah pisau bergagang kayu berwarna cokelat dengan panjang sekitar 40 sentimeter yang diduga digunakan dalam penikaman.

“Kami akan terus melakukan upaya penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku dan mengetahui secara pasti pihak yang bertanggung jawab atas kejadian ini,” tutur Yusuf.

Diduga Terkait KKB

Mengenai motif penikaman, Yusuf menyebut pihaknya masih melakukan pendalaman. Meski demikian, berdasarkan informasi awal, penikaman tersebut diduga berkaitan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Ada pula dugaan aksi itu merupakan bentuk balas dendam atas penangkapan salah satu anggota kelompok tersebut yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Berdasarkan informasi awal, kejadian ini diduga berkaitan dengan kelompok kriminal bersenjata,” tegas Yusuf.

“Terdapat dugaan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk balas dendam atas penangkapan salah satu DPO dari kelompok mereka yang berhasil diamankan beberapa waktu lalu. Namun, motif dan keterkaitan tersebut masih kami dalami,” ungkapnya lagi.

Baca Juga: Buntut Amuk Massa di Ilaga, Polisi Kerahkan Puluhan Personel Antisipasi Gangguan Keamanan

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV

Tag
  • ASN ditikam di Ilaga
  • Ilaga
  • Satgas Operasi Damai Cartenz
  • Satgas Damai Cartenz
  • Papua
  • Papua Tengah
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari ini Senin, 2 Oktober 2026 BMKG Prediksi Didominasi Cerah Berawan
• 10 jam lalu
0
thumb
PLN Pertahankan Predikat Terbaik Nasional Satya JKN Awards 2026
• 6 jam lalu
0
thumb
Rehabilitasi Jl Ayahanda Serap TKD Tambahan Rp 3,3 M, Dikebut Malam Hari Agar Tak Ganggu Lalin
• 4 jam lalu
0
thumb
Persebaya Hadapi Western Australia di Stadion GBT pada 15 November 2026
• 1 jam lalu
0
thumb
6 Manfaat Hasil Tes Kemampuan Akademik 2026, Cek Detailnya
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.