Wabup Beky Tantang PBSI Blitar Cetak Atlet Berprestasi hingga Panggung Dunia

beritajatim.com
1 jam lalu
Cover Berita

Blitar (beritajatim.com) – Momentum kebangkitan olahraga bulu tangkis di Kabupaten Blitar resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menegaskan komitmennya untuk mendorong pencarian dan pembinaan bibit atlet berprestasi yang mampu melesat hingga ke kancah internasional.

Pesan strategis tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Blitar, Beky Herdihansah, saat membuka Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulu Tangkis Piala Bupati 2026 sekaligus menyaksikan pelantikan Pengurus PBSI Kabupaten Blitar Masa Bakti 2026–2030 di Gedung Serbaguna, Senin (2/11/2026).

Dalam sambutannya, Wabup Beky menekankan bahwa Kejurkab tahun ini tidak boleh sekadar dipandang sebagai agenda rutinitas atau seremoni perebutan piala semata. Arena kompetisi ini harus dijadikan kawah candradimuka untuk penjaringan dan evaluasi atlet potensial daerah.

“Tantangan persaingan bulu tangkis ke depan semakin ketat. Kita tidak bisa melahirkan juara secara instan. Dibutuhkan pembinaan berkelanjutan sejak usia dini, kualitas pelatih yang mumpuni, serta kedisiplinan fisik dan mental para atlet,” ujar Wabup Beky di hadapan ratusan peserta dan jajaran pejabat Pemkab Blitar.

Kepada jajaran pengurus PBSI Kabupaten Blitar periode 2026–2030 yang baru dilantik, Pemkab Blitar menyematkan harapan besar agar kepengurusan baru ini tampil profesional dan transparan. PBSI diminta tak hanya fokus pada kejuaraan lokal, tetapi juga membangun sinergi lintas sektor mulai dari tingkat sekolah, klub, hingga komunitas, guna menjamin rantai regenerasi atlet tidak terputus.

“Kepengurusan baru harus mampu membangun sistem pembinaan yang terarah. Kabupaten Blitar harus konsisten mencetak atlet berbakat dari generasi ke generasi, bukan hanya berprestasi di tingkat provinsi atau nasional, tetapi juga membawa nama daerah ke panggung dunia,” tegasnya.

Menutup arahannya, Wabup Beky berpesan kepada seluruh pebulu tangkis muda yang bertanding untuk menjaga integritas dan menjunjung tinggi sportivitas di lapangan. “Menanglah dengan rendah hati, dan terimalah kekalahan dengan lapang dada. Jadikan setiap pertandingan sebagai sarana belajar untuk menempa diri,” pungkasnya. (owi/kun)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Aspebindo Tegaskan Transformasi Energi Harus Hadirkan Daya Saing hingga Manfaat Ekonomi Bagi Rakyat
• 20 jam lalu
0
thumb
Presiden Turki Erdogan kecam serangan kapal sipil di Laut Hitam
• 14 jam lalu
0
thumb
Tak Boleh Transit, Bahlil Perintahkan Ekspor SDA Indonesia Harus Langsung ke Negara Tujuan
• 2 jam lalu
0
thumb
Pilpres Bulgaria, Iliana Iotova menang telak di hitung cepat
• 5 jam lalu
0
thumb
Kimi Antonelli Juara Dunia F1 Termuda Sepanjang Sejarah
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.