Jangan Asal Beri Nama Anak! Ustaz Khalid Basalamah Jelaskan Nama yang Dianjurkan dan Dilarang

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Memberikan nama kepada anak bukan sekadar memilih rangkaian kata yang terdengar indah. 

Dalam Islam, orang tua dianjurkan memberikan nama yang memiliki makna baik karena nama tersebut menjadi identitas anak sekaligus mengandung doa dan harapan bagi kehidupannya.

Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa ada sejumlah ketentuan yang perlu diperhatikan orang tua ketika memilih nama untuk buah hati. 

Mulai dari nama yang dianjurkan, pilihan nama yang memiliki makna baik, hingga nama-nama yang tidak boleh digunakan dalam Islam.

Dalam ceramahnya, Ustaz Khalid mengingatkan agar orang tua tidak berlebihan dalam memberikan rangkaian nama kepada anak. 

Menurutnya, satu nama yang baik sudah cukup, sedangkan nama ayah dan kakek dapat digunakan untuk melengkapi identitas keluarga.

"Jadi coba teman-teman sekalian pilih nama satu. Nabi-nabi coba lihat, namanya Nabi Adam. Bukan Muhammad Adam. Adam saja. Idris, Hud, Saleh, Musa, Isa, Zakaria, Yahya, satu nama," jelas Ustaz Khalid Basalamah.

Ia menilai, penggunaan terlalu banyak nama terkadang justru membuat orang lain kebingungan ketika hendak memanggil anak tersebut. 

Apalagi, tidak sedikit orang tua yang memberikan beberapa nama sekaligus karena mengikuti keinginan anggota keluarga.

Ustaz Khalid juga menyoroti kebiasaan menggunakan nama yang sebenarnya memiliki makna baik, tetapi kemudian diubah menjadi panggilan yang berbeda hingga kehilangan makna aslinya.

Karena itu, orang tua sebaiknya mempertimbangkan nama anak secara matang sejak awal, termasuk memastikan arti dan cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

Potret Ustaz Khalid Basalamah
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Khalid Basalamah Official

Nama Anak yang Dianjurkan dalam Islam

Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa orang tua dapat memilih nama para nabi dan rasul sebagai salah satu bentuk ikhtiar memberikan nama yang baik kepada anak.

Nama-nama tersebut tidak hanya memiliki makna yang baik, tetapi juga dapat menjadi pengingat bagi anak tentang keteladanan para nabi ketika ia mulai memahami arti namanya.

"Bernamalah kalian dengan nama para nabi, tapi satu saja. Adam ya Adam, Hud ya Hud, ya Saleh ya Saleh saja. Idris misalnya, Zakaria, Yakub, Ishak, Ismail, satu nama saja," ungkapnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bursa Transfer Liverpool: Percepat Pencarian Pengganti Van Dijk, The Reds Incar Nico Schlotterbeck dan Murillo
• 10 jam lalu
0
thumb
Garudayaksa Tekuk PSS, Andik Vermansyah Senang Kembali Merumput
• 2 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Atasi Krisis Air Bersih Akibat Kemarau Panjang di Sorong
• 20 jam lalu
0
thumb
Musim Laporan Keuangan 3Q26 Masih Berjalan, Kinerja Emiten Tunjukkan Kesenjangan Antar-Sektor
• 3 jam lalu
0
thumb
Proyeksi Harga Emas Sepekan, Analis Ramal Koreksi Berlanjut
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.