Lima Kecamatan di Pidie Jaya Terendam Banjir

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pidie Jaya: Banjir merendam permukiman warga di lima kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut beberapa hari terakhir. Ketinggian air di sejumlah lokasi mencapai 20 hingga 100 sentimeter.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya, Okta Handipa, mengatakan banjir mulai terjadi pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Hujan deras menyebabkan debit air sejumlah sungai meningkat hingga meluap ke permukiman warga.

“Lima kecamatan yang terdampak banjir meliputi Meurah Dua, Meureudu, Bandar Dua, Bandar Baru, dan Panteraja,” kata Okta, Senin, 2 November 2026.

Baca Juga :

Banjir Aceh Barat Rendam 43 Desa di 10 Kecamatan

Di Kecamatan Meurah Dua, banjir merendam enam gampong, yakni Geunteng, Blang Cut, Dayah Usen, Meunasah Mancang, Pante Beurene, dan Dayah Kruet. Sementara di Kecamatan Meureudu, genangan terjadi di lima gampong, meliputi Berawang atau Simpang Tiga, Meunasah Lhok, Manyang Cut, Mesjid Tuha, dan Grong-Grong Beuracan.

"Banjir juga melanda Gampong Jeulanga di Kecamatan Bandar Dua. Di Kecamatan Bandar Baru, genangan terjadi di Gampong Balang Sukon, Sagoe Langien, dan Blang Glong. Adapun di Kecamatan Panteraja, banjir merendam Gampong Lhok Puuk dan Muka Blang,"  ujar Okta.


Banjir melanda Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Foto: Dokumentasi BPBD Pidie Jaya


Selain merendam permukiman, bencana tersebut juga mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur, di antaranya jalan, tanggul sungai, dan sekolah. Jumlah warga terdampak dan pengungsi masih dalam proses pendataan. 

BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Tim SAR juga telah dikerahkan ke sejumlah lokasi terdampak untuk melakukan pendataan sekaligus bersiaga jika sewaktu-waktu diperlukan evakuasi warga.

"Saat ini, air di beberapa titik mulai surut, meski sebagian lokasi masih dipenuhi lumpur," jelas Okta.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kepulauan Seribu kembangkan wisata bebas sampah
• 17 jam lalu
0
thumb
Membawa Nuansa Priangan ke Panggung Dunia, Pesona Musik Hiperlokal Curi Perhatian Global
• 19 jam lalu
0
thumb
Bergeser dari Pemasaran “Ballroom”, Pengusaha Hotel Kini Berorientasi Jual Kamar
• 21 jam lalu
0
thumb
Video:Tren Perawatan Estetik, Youthology Clinic Punya Layanan Personal
• 10 jam lalu
0
thumb
Tetap Kompak Urus Anak Pasca Cerai, Tengku Dewi Ungkap Pola Asuhnya Bersama Andrew Andika
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.