Komnas HAM: Polisi Todong Senjata dan Tarik Santriwati Ponpes Halamatul Quran yang Belum Berhijab!

okezone.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak Divisi Propam Polri bersama Kompolnas untuk melakukan pemeriksaan terkait penggeledahan pondok pesantren (ponpes) Hamalatul Qur'an, Desa Laban, Mojolaban, Sukoharjo, serta sebuah pondok pesantren di Jenawi, Karanganyar, Jawa Tengah.

Berdasarkan informasi awal yang diterima Komnas HAM, puluhan aparat bersenjata laras panjang mendobrak pintu pondok saat 12 santriwati (10-16) dan empat ustazah yang tengah tertidur di waktu dini hari pada 27 Oktober 2026.

Dalam proses tersebut, diduga terdapat tindakan berupa penodongan senjata, penarikan paksa santriwati yang belum sempat mengenakan jilbab, melakukan tindakan intimidatif, kekerasan dan tidak patut terhadap santriwati.

Baca Juga :
Stafsus Menag: Ponpes HQ Sukoharjo Belum Berizin, Proses Hukum Didukung Transparan

"Komnas HAM meminta Kepala Divisi Propam Polri dan Ketua Kompolnas, untuk segera melakukan pemeriksaan independen terhadap dugaan pelanggaran prosedur penggeledahan, penyitaan, kata Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah melalui keterangan, Senin (2/11/2026).

“Dan penggunaan kekuatan berlebihan (excessive force), termasuk melakukan audit terhadap keabsahan surat izin geledah dari Pengadilan Negeri Sukoharjo,"lanjutnya.

Anis juga meminta kepada polisi untuk mengembalikan barang milik santriwati dan ustadzah yang tidak berkaitan dengan perkara.

Baca Juga :
Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo Dikritik, Polri Terbuka untuk Evaluasi

Police lain yang terpasang juga diminta untuk dibuka demi kepentingan proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.  Ia juga meminta adanya evaluasi terhadap Standard Operating Procedure (SOP) penggeledahan di lingkungan pesantren putri.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pengacara Sebut Propam Polri Usut Kasus Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo
• 21 jam lalu
0
thumb
Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi yang Tewaskan Enam Orang
• 3 jam lalu
0
thumb
Viral WNI Diduga Jadi Tentara Bayaran Rusia dan Meninggal di Ukraina, Ini Kata Kemlu
• 22 jam lalu
0
thumb
Buruh Tuntut Upah Naik Dua Kali Lipat, Puluhan Pabrik Garmen Tutup
• 19 jam lalu
0
thumb
IHSG Berpotensi Menguat Sementara, Saham Undervalued jadi Pilihan Menarik
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.