MLSC 2026/2027, SDN ini Pertahankan Gelar di Surabaya, Bandung Lahirkan Dua Juara Baru

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

SURABAYA/BANDUNG – MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya dan Bandung Seri 1 2026–2027 melahirkan para juara baru sekaligus mempertahankan dominasi sejumlah sekolah pada kategori usia berbeda. SDN Manukan Kulon kembali meraih gelar juara KU 10 di Surabaya, sedangkan SDN Kalirungkut I/264 menjadi kampiun KU 12. Sementara itu, dua gelar juara di Bandung diraih SDN 075 Jatayu (KU 10) dan SDN 021 Ciporeat (KU 12).

Keempat sekolah tersebut menjadi yang terbaik dalam turnamen sepak bola putri usia dini yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife. Partai final MLSC Surabaya dan Bandung Seri 1 2026–2027 berlangsung pada Ahad (1/11/2026).

Di Surabaya, SDN Manukan Kulon sukses mempertahankan gelar juara KU 10 setelah mengalahkan SDN Dr. Sutomo V/327 dengan skor 3-1. Sementara itu, gelar juara KU 12 menjadi milik SDN Kalirungkut I/264 yang menundukkan SDN Dr. Sutomo V/327 dengan skor 2-1.

Pelatih Kepala SDN Kalirungkut I/264, Rico Rochmad Kurniawan, mengaku bersyukur atas keberhasilan timnya meraih gelar juara. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras para pemain selama menjalani latihan dan menghadapi persaingan sejak fase penyisihan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Sebenarnya lawan-lawan kami sejak babak penyisihan juga berat ya, salah satunya tim juara tahun kemarin, saya bersyukur diberi kemenangan sampai hari ini. Untuk strategi di final hari ini, memang saya punya keunggulan di beberapa pemain yang kuat secara fisik dan punya power tendangan. Jadi kepada tim, saya instruksikan untuk tidak banyak dribble, dapat bola langsung shoot. Alhamdulillah kami menang dan keberuntungan ada di tim kami,” kata Rico yang juga menjadi Guru Olahraga di SDN Kalirungkut I/264.

Salah satu pemain andalan SDN Kalirungkut I/264, Agnia Nurul Fadhila Rohman, turut mengungkapkan kegembiraannya atas keberhasilan tim. Pemain yang meraih predikat pencetak gol terbanyak atau top scorer MLSC Surabaya Seri 1 2026–2027 tersebut bertekad terus meningkatkan kemampuan agar dapat mewakili Indonesia bersama Timnas Putri di pentas internasional.

“Yang pasti saya sangat senang kami bisa menang. Pertandingan hari ini sangat sulit, kiper lawan juga bagus, tapi saya bilang sama tim untuk terus semangat dan fokus. Terima kasih teman-teman karena tidak pantang menyerah di lapangan,” ujar pemain yang berpredikat top scorer MLSC Surabaya Seri 1 2026 - 2027 tersebut.

Dari Bandung, SDN 075 Jatayu berhasil merebut gelar juara KU 10 setelah mengalahkan SDN 065 Cihampelas dengan skor 2-1. Dua gol kemenangan dicetak Felisha Mikhayla Hernawan, sedangkan satu gol balasan lawan disumbangkan Nefi Putri Seftian.

Adapun gelar juara KU 12 diraih SDN 021 Ciporeat setelah mengalahkan SD Pelita dengan skor 2-1. Kayla Anisa Salsabila dan Shafira Ramadhani menjadi pencetak gol kemenangan, sementara gol balasan SD Pelita dicetak Annisa Febriany.

 

Antusiasme dan Kualitas Peserta Meningkat

Penyelenggaraan MLSC Surabaya Seri 1 2026–2027 diikuti 1.598 atlet dari 88 sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI). Dari jumlah tersebut, sebanyak 50 tim berkompetisi di KU 10 dan 94 tim berlaga di KU 12. Turnamen berlangsung selama enam hari, mulai Selasa (27/10), di Lapangan Brawijaya dan Lapangan Bogowonto, Surabaya. Partisipasi tahun ini juga mencatatkan tambahan 23 SD dan MI yang baru pertama kali mengikuti MLSC di Surabaya.

Sementara itu, MLSC Bandung Seri 1 2026–2027 diikuti 1.517 atlet dari 78 sekolah. Sebanyak 43 tim bersaing di KU 10 dan 99 tim bertanding di KU 12. Kompetisi berlangsung di Stadion Sidolig dan Lapangan Seskoad, Bandung, sejak Selasa (27/10). Jumlah peserta juga bertambah dengan kehadiran 12 SD dan MI yang menjalani debut pada penyelenggaraan tahun ini.

Program Manager MilkLife Soccer Challenge, Satia Chandra Wiguna, menilai tingginya antusiasme peserta di Surabaya dan Bandung menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia. Peningkatan kualitas permainan, khususnya dari aspek teknik, juga terlihat dari persaingan yang semakin kompetitif.

“Di MLSC Surabaya dan Bandung Alhamdulillah antusiasme sangat tinggi. Kualitasnya juga terlihat menonjol, bahkan di Bandung juara di KU 10 dan KU 12 adalah sekolah baru. Ini jadi tugas bagi para tim talent scouting untuk MLSC All-Stars. Semoga kami kembali bisa menjaring bibit-bibit unggul untuk dibawa ke kancah tim nasional nantinya,” ujarnya.

Optimisme terhadap perkembangan pemain muda juga disampaikan Head Coach MilkLife Soccer Challenge Extra Training Surabaya, Sai Dong. Menurutnya, penyelenggaraan MLSC Surabaya Seri 1 2026–2027 telah memperlihatkan sejumlah pemain dengan potensi yang menonjol. Hal tersebut menjadi indikasi bahwa pembinaan sepak bola putri sejak usia dini semakin berkembang.

“Saya bersyukur sekali ada enam peserta dari Surabaya jebolan MLSC yang terpilih berlaga di Singa Cup 2026. Saya juga melihat potensi-potensi pemain muda lebih menonjol di seri tahun ini. Itu bukti bahwa Surabaya punya potensi besar untuk atlet sepak bola putri dan mereka akan masuk training untuk dipersiapkan lebih baik lagi. Itu yang harus kami syukuri bahwa ini menjadi satu hal yang positif sekali untuk pengembangan kemajuan sepakbola putri Indonesia ke depannya,” ungkap Sai Dong.

Peningkatan partisipasi dan kualitas pemain di Surabaya maupun Bandung diharapkan dapat memperkuat fondasi pembinaan sepak bola putri sejak usia dini. Melalui kesempatan berkompetisi dan pembinaan berkelanjutan, talenta-talenta muda diharapkan mampu berkembang menjadi pemain yang dapat memperkuat sepak bola putri Indonesia di masa depan.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
MA Batalkan Suket SMA Gibran, KPU: Tergugatnya Bukan KPU
• 22 jam lalu
0
thumb
Dirut BEI: Saham syariah miliki ketahanan baik di tengah tekanan pasar
• 17 jam lalu
0
thumb
Banjir Meluas di Aceh Barat, 12 Desa di Tiga Kecamatan Terendam
• 19 jam lalu
0
thumb
Ini Identitas Korban Tewas dan Luka akibat Truk Molen Terbalik di Bekasi
• 3 jam lalu
0
thumb
Diterjang Angin Kencang, Tower Listrik 70 Meter Ambruk Timpa 4 Rumah di Demak | KOMPAS SIANG
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.