Pontianak tata Sungai Jawi jadi kawasan rekreasi dan ekonomi kreatif

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Pontianak (ANTARA) - Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat, berkomitmen meningkatkan penataan kawasan Sungai Jawi untuk dikembangkan menjadi ruang publik yang memadukan rekreasi, olahraga dan ekonomi kreatif (ekraf) guna mendorong kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Penduduk di sekitarnya juga padat. Oleh karena itu kita ingin kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai saluran air, tetapi juga menjadi sarana rekreasi, olahraga, dan ekonomi kreatif,” kata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Minggu.

Edi menyampaikan hal tersebut usai membuka Lomba Sampan di kawasan Sungai Jawi yang sukses digelar. Menurut dia, kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi ruang aktivitas masyarakat tanpa mengabaikan fungsi utamanya sebagai saluran drainase kota.

Ia mengapresiasi terbentuknya Kelompok Jawi Berkah yang bersama masyarakat dan berbagai unsur setempat berinisiatif mengembangkan potensi kawasan tersebut.

Kolaborasi masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, anggota DPRD, dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), katanya, menjadi modal penting dalam mewujudkan penataan kawasan.

Edi menyebut sejumlah kegiatan dapat dikembangkan di Sungai Jawi, mulai dari olahraga air, lomba sampan, memancing, hingga aktivitas rekreasi masyarakat. Kawasan itu juga berpeluang menjadi ruang tumbuhnya usaha ekonomi kreatif yang melibatkan warga sekitar.

"Jadi bukan sekadar kegiatan rekreasi, tetapi ada manfaat yang dirasakan langsung oleh warga," kata dia.

Untuk mendukung pengembangan tersebut, Pemkot Pontianak berkomitmen meningkatkan kualitas penataan kawasan, termasuk penerangan jalan dan pemeliharaan lingkungan sungai.

Edi mengingatkan agar pengembangan kawasan rekreasi tidak mengesampingkan fungsi Sungai Jawi sebagai saluran drainase. Kebersihan lingkungan dan kelancaran aliran air harus tetap dijaga untuk mencegah terjadinya genangan.

"Pemerintah Kota Pontianak berkomitmen membantu meningkatkan kualitas penataan dan penerangan jalan. Tetapi Sungai Jawi juga harus tetap terjaga fungsinya," tegasnya.

Ia juga mendorong pemeliharaan sungai berbasis pemberdayaan masyarakat melalui kelompok warga yang dilibatkan dalam kegiatan pembersihan dengan dukungan pembiayaan rutin pemerintah.

Menurutnya, pelibatan warga akan membuat pemeliharaan lingkungan lebih efektif karena masyarakat yang paling dekat untuk memastikan kondisi sungai setiap hari. Edi berharap Sungai Jawi dapat berkembang menjadi kawasan yang tertata, bersih, dan produktif melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat.

"Kita ingin menjadikan kawasan Sungai Jawi ini sebagai kawasan yang berkah dan berseri. Sungainya terjaga, masyarakatnya kompak, dan aktivitas yang dikembangkan bisa meningkatkan kesejahteraan warga," pungkasnya.

Baca juga: Syarif Abdullah dorong solusi intrusi air asin di Pontianak

Baca juga: Kemenag RI tetapkan Pontianak sebagai kota wakaf

Baca juga: Jembatan Kapuas I duplikasi mulai dibuka untuk kendaraan berat


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sulit Tidur Nyenyak? Perempuan Lebih Rentan Mengalami 3 Gangguan Ini Dibandingkan Laki-laki
• 21 jam lalu
0
thumb
Apple Salip Nvidia Jadi Perusahaan Paling Bernilai di Dunia
• 8 jam lalu
0
thumb
Benjamin Netanyahu Tak Habis Pikir Politik Israel Berubah Cepat, Ternyata Ini Faktor Kunci Kemenangan Partai Arab
• 10 jam lalu
0
thumb
Jambore Kesehatan Jiwa Kediri Libatkan 390 Peserta, Pemkab Dorong ODGJ Lebih Mandiri
• 21 jam lalu
0
thumb
Pencuri Ayam Bangkok di Bojongsoang, Kab. Bandung, Siku Leher Pemilik Rumah hingga Tewas
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.