JAKARTA, KOMPAS.TV - Sekretaris Jenderal Projo Freddy Damanik mengeklaim wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka justru menargetkan Presiden Prabowo Subianto.
Freddy beranggapan Prabowo akan menjadi target berikutnya apabila Gibran berhasil dimakzulkan. Terlebih lagi, Prabowo juga memiliki latar belakang pendidikan di luar negeri.
"Justru kami melihat ini sasaran utamanya, memang targetnya adalah presiden Prabowo. Jadi tumbangkan dulu Wapres Gibran, kemudian sasaran berikutnya adalah menumbangkan Presiden Prabowo," kata Freddy Damanik dalam program "Sapa Indonesia Malam" KompasTV, Sabtu (31/10/2026).
"Ada beberapa alasan ini (Prabowo-Gibran) kenapa menang, karena ya harus kita akui, selain keuatan partai-partai pendukung, kekuatan dua tokoh ini yang membuat kuat kan Hambalang dan Solo."
Baca Juga: David Pajung Tolak Wacana Angket Ijazah Gibran: Hasil Pemilihan Langsung Tak Bisa Dibajak DPR
Wacana pemakzulan Gibran menguat usai Mahkamah Agung (MA) membatalkan surat keterangan (suket) penyetaraan pendidikan wakil presiden tersebut.
MA membatalkan surat yang menjadi dasar penyetaraan ijazah Gibran untuk mendaftar di Pemilu 2024. Penggugat ijazah Gibran pun meminta Prabowo segera mengusulkan nama calon wapres baru ke Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
Meskipun demikian, Freddy Damanik mengaku yakin wacana pemakzulan Gibran tidak akan dintidaklanjuti di DPR RI.
Aktvis pro-Jokowi itu pun beranggapan, apabila Gibran dimakzulkan karena pembatalan suket, maka keabsahan pendidikan Prabowo di luar negeri juga patut dipertanyakan.
Baca Juga: Suket Penyetaraan Ijazah Dibatalkan, Pengamat Sebut Gibran dalam Posisi Sangat Terdesak
"Justru kalau Gibran itu dikenakan suket, maka Pak Prabowo justru lebih parah. Saya disclaimer dulu, saya tidak ada kepentingan untuk menyerang Presiden Prabowo, tetapi saya memberi kesadaran kepada publik," kata Freddy Damanik.
"Bahwa ini memang targetnya adalah Presiden Prabowo. Suket itu sendiri, kami melihat, coba waktu pendaftaran itu, Presiden Prabowo SMA di luar negeri dan lain-lain, ada enggak itu suket?"
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- suket gibran dibatalkan
- ijazah gibran
- projo
- wacana pemakzulan gibran
- pemakzulan gibran
- suket gibran






Komentar (0)