Kemensos Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Tanah Longsor di Trenggalek

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bantuan tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.

Kemensos Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Tanah Longsor di Trenggalek. (Foto: Kemensos)

IDXChannel—Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. 

Bantuan tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.

Baca Juga:
Kemensos Dukung Uji Coba Digitalisasi Bansos ke 258 Kabupaten/Kota

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan bahwa Kemensos terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan perlindungan serta bantuan sesuai kebutuhan.

"Kemensos terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait agar penanganan berjalan cepat, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat," kata Gus Ipul dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (31/10/2026).

Baca Juga:
4,5 Juta Warga Terima Bansos Lebih dari 5 Tahun, Kemensos Catat Fenomena Demotivasi

Bantuan logistik tersebut dikirim pada Jumat (30/10) melalui Gudang Kemensos di Sentra Terpadu Kartini Temanggung menuju Dinas Sosial Kabupaten Trenggalek.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi 300 paket makanan siap saji, 200 paket lauk pauk siap saji, 32 paket kidsware, 50 paket family kit, 50 lembar kasur, 75 lembar selimut, 50 lembar tenda gulung, serta 32 paket peralatan dapur keluarga.

Baca Juga:
Kemensos Cairkan Bantuan Rp435 Miliar untuk Masyarakat Terdampak Bencana Sumatera

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, khususnya keluarga yang rumahnya terdampak bencana maupun masyarakat yang membutuhkan dukungan selama masa tanggap darurat.

Diketahui, banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Munjungan setelah hujan deras mengguyur Kabupaten Trenggalek sejak Kamis (29/10) hingga Jumat (30/10). Banjir terjadi akibat meluapnya Kali Tengah, sedangkan tanah longsor menerjang lima desa, yakni Masaran, Munjungan, Craken, Karangturi, dan Sobo.

Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 38 rumah warga terdampak longsor dengan tingkat kerusakan bervariasi. Tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka, sementara dua kepala keluarga (KK) dari Desa Sobo mengungsi ke rumah saudara terdekat.

Gus Ipul menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi situasi bencana.

"Penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Diperlukan kerja sama dan gotong royong seluruh pihak, mulai dari pemerintah, TNI, Polri, pendamping, hingga masyarakat," ujarnya.

Saat ini, masyarakat setempat telah bergotong royong membersihkan material longsor yang menimpa rumah dan lingkungan permukiman. Kemensos juga terus berkoordinasi dengan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi Jawa Timur serta Sentra Terpadu Kartini di Temanggung untuk mendukung kelancaran distribusi bantuan.

Sementara itu, pendataan kerusakan rumah warga masih diperlukan. Usulan dari pemerintah daerah akan menjadi dasar untuk ditindaklanjuti melalui pemberian bantuan program Bahan Bangunan Rumah (BBR), sesuai ketentuan dan hasil verifikasi.


(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Stockpile Amman Mineral Melonjak 75%, Tembus Rp27,7 T
• 20 jam lalu
0
thumb
BPOM Telusuri Dugaan Pemanis Buatan dalam Beeru Stevia
• 13 jam lalu
0
thumb
Dendam karena Diejek, Pekerja Bengkel Siram Rekan Kerja dengan Air Keras | SAPA MALAM
• 19 jam lalu
0
thumb
Kronologi Ruko Terbakar Gegara Iseng Nyalakan Korek Saat Sedot BBM, Satu Unit Sepeda Motor Hangus Terbakar
• 8 jam lalu
0
thumb
Carlos Pena Belum Pilih 3 Pemain Asing Persita untuk Ladeni Dewa United di League Cup 2026/2027
• 13 menit lalu
0
Berhasil disimpan.