Bukan Kehabisan Talenta, Ini Alasan PSSI Alihkan Perburuan Pemain Keturunan dari Belanda

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - PSSI dikabarkan mulai mengubah arah perburuan pemain keturunan untuk memperkuat Timnas Indonesia. Jika sebelumnya Belanda menjadi salah satu sumber utama pencarian pemain diaspora, kini perhatian federasi disebut mulai meluas ke sejumlah negara lain.

Perubahan tersebut bukan berarti Indonesia kehabisan talenta keturunan di Negeri Kincir Angin. Ada persoalan regulasi ketenagakerjaan dan imigrasi yang disebut menjadi pertimbangan dalam proses perekrutan pemain naturalisasi.

Baca Juga :
John Herdman Diminta Lirik 3 Pemain yang Bersinar di Super League, 2 dari Persib Bandung
Tampil 90 Menit, Justin Hubner Bantu Fortuna Sittard Jegal Pemuncak Liga Belanda, Ole Romeny Menepi

Informasi ini disampaikan Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot, melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu (31/10/2026). Dia mengungkapkan bahwa penggunaan pemain naturalisasi yang berasal dari Belanda, terutama mereka yang masih berkarier di sana, saat ini dikabarkan tidak lagi menjadi prioritas.

"Rekrutmen atau penggunaan pemain naturalisasi dari Belanda saat ini tidak menjadi prioritas," tulis Noor.

Salah satu persoalan yang disorot adalah aturan pemerintah Belanda terhadap tenaga kerja asing, khususnya pemain yang berstatus non-Uni Eropa (non-EU).

Perubahan kewarganegaraan dari Belanda menjadi Indonesia berpotensi memengaruhi status seorang pemain ketika melanjutkan karier profesionalnya di kompetisi setempat. Hal ini membuat keputusan membela Timnas Indonesia tidak hanya berkaitan dengan aspek olahraga, tetapi juga menyangkut keberlangsungan karier di level klub.

Noor juga menyinggung adanya langkah proteksionis dari Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) yang turut menjadi pertimbangan.

"Adanya regulasi ketenagakerjaan dan imigrasi Pemerintah Belanda mengenai pemain non-Uni Eropa (non-EU), serta adanya langkah proteksionis dari Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB)," ungkapnya.

Persoalan pemain non-EU memang berkaitan dengan sejumlah persyaratan khusus yang harus dipenuhi klub di Belanda. Salah satunya menyangkut ketentuan penghasilan minimum bagi pemain asing yang tidak memiliki kewarganegaraan Uni Eropa.

Situasi tersebut berpotensi membuat klub harus mempertimbangkan kembali status pemain yang mengalami perubahan kewarganegaraan. Karena itu, proses naturalisasi pemain yang masih aktif di kompetisi Belanda membutuhkan perhitungan lebih jauh, terutama terkait konsekuensi terhadap karier profesional mereka.

Meski demikian, kondisi ini tidak serta-merta menutup peluang seluruh pemain keturunan dari Belanda untuk membela Timnas Indonesia. Persoalan tersebut lebih berkaitan dengan pertimbangan regulasi dan kepentingan klub tempat mereka bernaung.

Baca Juga :
Terpopuler: 28 Pemain Keturunan Perkuat Timnas Indonesia, PSSI Sasar Talenta Diaspora di Jerman hingga AS
Mitchell Baker Kenang Film 'Garuda di Dadaku' yang Menginspirasinya Membela Timnas Indonesia
Fokus Naturalisasi Timnas Indonesia Bergeser, PSSI Kini Sasar Talenta Diaspora di Jerman hingga AS

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Turun dari KRL, Ratusan Polisi Gerebek Kampung Bahari
• 1 jam lalu
0
thumb
B50 dari Kilang Plaju, Ikhtiar Menuju Ketahanan dan Kemandirian Energi
• 22 jam lalu
0
thumb
Kala Batu Akik Tak Lagi Kemilau
• 7 jam lalu
0
thumb
Bukan Kehabisan Talenta, Ini Alasan PSSI Alihkan Perburuan Pemain Keturunan dari Belanda
• 3 jam lalu
0
thumb
Pilpres Bulgaria Masuki Putaran Kedua di Tengah Ketidakstabilan Politik
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.