Jakarta, VIVA - Niat bermain air di sebuah lubang galian proyek waduk buatan di Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, berakhir tragis bagi seorang bocah berinisial FP.
Bocah tersebut meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang bersama temannya di genangan air dalam galian proyek. Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat sore (30/10/26).
Saat itu, FP bersama tiga temannya sedang bermain di sekitar lokasi. Dua di antaranya kemudian memutuskan masuk ke genangan air untuk berenang.
Kapolsek Cilincing, Ajun Komisaris Besar Polisi Bobi Subasri membenarkan kejadian tersebut. Dia menjelaskan, korban dan salah satu temannya langsung menceburkan diri ke dalam lubang galian yang terisi air.
"Selanjutnya Korban dan saksi 1 langsung terjun dengan menceburkan diri kegalian yang ada genangan airnya," katanya, Minggu (1/11/26).
Situasi berubah mencekam ketika kedua bocah tersebut ternyata tidak bisa berenang. Mereka kesulitan menyelamatkan diri hingga akhirnya meminta pertolongan kepada dua teman lainnya yang berada di lokasi.
"Karena tidak bisa berenang kemudian korban dan saksi 1 meminta tolong kepada saksi 2 dan saksi 3. Selanjutnya saksi 2 dan saksi 3 langsung berteriak meminta tolong," ujarnya.
Teriakan minta tolong itu terdengar oleh dua orang yang sedang melintas menggunakan mobil. Keduanya kemudian menghampiri lokasi dan berusaha menyelamatkan kedua bocah tersebut.
Nahas, saat berhasil ditolong, FP sudah dalam kondisi tenggelam dan tidak sadarkan diri. Sementara temannya masih sempat sadar sehingga berhasil diselamatkan.
"Saat ditolong korban sudah tenggelam tidak sadarkan diri dan saksi 1 masih sempat sadar dan sempat diselamatkan," kata dia.
FP kemudian dilarikan warga ke Rumah Sakit Pekerja Sukapura untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.
Bobi juga mengungkapkan fakta mengenai lubang galian yang menjadi lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan saksi, galian tersebut sengaja dibuat untuk mencari sumber air yang digunakan mencuci mobil proyek.
"Kemudian saksi 1 di bawa pulang kerumahnya. Menurut Saksi 3 dan saksi 4 bahwa galian tersebut sengaja di gali untuk mencari air buat mencuci mobil proyek," ujarnya.






Komentar (0)