Jakarta: Media sosial tidak hanya menjadi ruang untuk berbagi aktivitas sehari-hari atau menampilkan pencapaian pribadi. Jika dimanfaatkan secara positif, platform digital juga dapat menjadi sarana untuk membangun kepekaan sosial, menyebarkan nilai kebaikan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Pandangan tersebut tercermin dari sosok Claire Alfons yang aktif di media sosial sebagai pegiat sosial. Baginya, kepedulian dapat dimulai dari hal sederhana, termasuk melalui pesan dan tindakan yang mendorong orang lain untuk lebih memperhatikan lingkungan sekitar.
Claire memandang sikap baik sebagai cerminan karakter seseorang. Kepedulian tidak harus diwujudkan melalui tindakan besar, tetapi juga dapat hadir dalam cara seseorang menghargai, memahami, dan memperlakukan orang lain.
“Saya selalu merasa bahwa cara kita memperlakukan orang lain mencerminkan siapa diri kita sebenarnya. Bagi saya, bersikap baik bukan berarti harus selalu menyenangkan semua orang. Kita tetap perlu punya batasan, prinsip, dan keberanian untuk mengatakan tidak ketika memang diperlukan,” tutur Claire, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Menurut Claire, media sosial memiliki peluang untuk memperluas jangkauan pesan positif. Melalui ruang digital, nilai kepedulian dapat disampaikan kepada lebih banyak orang sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk melihat persoalan sosial dari sudut pandang yang berbeda.
Baca Juga :
Transformasi Teknologi Lahirkan Dimensi Baru terkait Kepedulian Sosial
Kepekaan terhadap kondisi orang lain juga menjadi salah satu hal yang ingin terus ia tumbuhkan. Claire menilai kepedulian tidak selalu diukur dari besarnya bantuan yang diberikan, tetapi juga dari kesediaan untuk hadir, memberi perhatian, dan berbagi sesuai kemampuan.
“Saya merasa bersyukur atas kesempatan dan hal-hal baik yang saya miliki. Karena itu, saya ingin bisa membagikan sebagian dari apa yang saya punya. Tidak harus selalu dalam jumlah besar. Terkadang kehadiran, perhatian, dan kepedulian sederhana bisa sangat berarti bagi seseorang,” ungkapnya.
Aktivitas di media sosial, bagi Claire, dapat menjadi salah satu pintu untuk mengajak masyarakat lebih peka terhadap kebutuhan orang lain. Pesan yang disampaikan di ruang digital diharapkan tidak berhenti sebagai unggahan, tetapi juga dapat mendorong tumbuhnya kesadaran dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Ilustrasi. Medcom
Di tengah beragam aktivitas profesionalnya, termasuk di bidang perdagangan komoditas, Claire berupaya menjaga nilai-nilai yang dianggap penting dalam kehidupan. Ia memandang pencapaian pribadi perlu berjalan beriringan dengan karakter, kerendahan hati, dan manfaat yang dapat diberikan kepada lingkungan sekitar.
Claire berharap kehadirannya di ruang publik, termasuk media sosial, dapat dikenang bukan semata-mata melalui pekerjaan atau pencapaian. Lebih dari itu, ia ingin nilai kepedulian dan sikap saling menghargai turut menjadi bagian dari hal yang ditinggalkan.
“Saya ingin ketika orang mengingat saya, bukan hanya pencapaian atau pekerjaan saya yang mereka lihat, tetapi juga bagaimana saya memperlakukan orang lain. Bagi saya, menjadi pribadi yang baik, tetap rendah hati, dan bisa memberikan manfaat adalah salah satu bentuk keberhasilan yang paling berharga,” tutup Claire.





Komentar (0)