JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap bahwa psikologi dari Bharada Andika Ramadani (AR), tersangka penembakan Bharatu Laurentius Valdo Fernandez di Mako Polairud, Pondok Cabe, Tangerang Selatan telah diperiksa.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan, dalam pemeriksaan, Bharada Andika mampu menjawab setiap pertanyaan.
"Pada saat pemeriksaan, Bharada AR bisa menyampaikan keterangan dalam BAP, bisa menyampaikan dengan baik dan tersangka juga telah menjalani wawancara psikologi di Bidokkes Polda Metro Jaya," kata Onkoseno kepada wartawan Sabtu (31/10/2026).
Onkoseno menuturkan, hasil pemeriksaan masih dalam analisa. Nantinya, jika sudah diketahui hasilnya maka akan disampaikan lebih lanjut.
"Terkait hasil pemeriksaan, masih perlu didalami dan akan dianalisa oleh tim ahli," ujarnya.
Sebelumnya, insiden penembakan sesama anggota polisi itu dilaporkan terjadi di markas Direktorat Polisi Udara (Ditpoludara) Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri di Pondok Cabe, pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Baca Juga:Drama 11 Gol, Timnas Indonesia Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 usai Bantai BangladeshDalam kasus tersebut, Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lewai menjadi korban penembakan. Sementara itu, Bharada Andika Rahmadani saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa tragis ini.
#nasional





Komentar (0)