HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Universitas Handayani Makassar (UHM) mengukuhkan 236 lulusan program Magister dan Sarjana Angkatan XXV dalam prosesi wisuda yang dirangkaikan dengan peringatan Dies Natalis ke-XXX Universitas Handayani Makassar tahun 2026.
Kegiatan berlangsung di Hotel Claro Makassar, Jalan AP. Pettarani Makassar pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
Wisuda tersebut menjadi momentum penting bagi UHM dalam menegaskan komitmennya mencetak sumber daya manusia unggul, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Sebanyak 236 wisudawan berasal dari enam program studi, yakni Magister Sistem Informatika sebanyak 70 orang, Teknik Informatika (S1) 104 orang, Sistem Komputer (S1) 28 orang, Sistem Informasi (S1) 13 orang, Ilmu Hukum (S1) 16 orang, serta Administrasi Publik (S1) 5 orang.
Prosesi wisuda dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Dewan Pembina/Pendiri Yayasan Doktor Haji Alifuddin Dr. Moh. Alifuddin beserta jajaran, perwakilan Kementerian Pertanian Dr. Ir. Muhammad Taufik Ratule, M.Si., Anggota DPR RI Fraksi PAN Muslimin Bando, serta Plt. Kepala LLDIKTI Wilayah IX Prof. Dr. dr. Budu, Ph.D.
Hadir pula Ketua, Sekretaris, dan Anggota Senat Universitas Handayani Makassar, Dewan Pembina Yayasan, para wakil rektor, dekan, serta jajaran pimpinan dan sivitas akademika UHM.
Rektor Universitas Handayani Makassar, Prof. Dr. Muhammad Yaumi, M.Hum., M.A., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan wisuda.
Ia mengungkapkan, dari seluruh lulusan yang dikukuhkan, terdapat 15 wisudawan terbaik dan 16 wisudawan berprestasi. Capaian tersebut menjadi bukti kerja keras mahasiswa, dukungan keluarga, serta komitmen institusi dalam menjaga kualitas pendidikan.
Prof. Yaumi juga memaparkan perkembangan minat penelitian mahasiswa berdasarkan judul skripsi dan tesis. Terdapat tujuh bidang kajian yang menjadi perhatian, yakni sistem informasi administrasi dan manajemen, decision support system dan optimasi.
Kemudian, sistem berbasis web untuk UMKM dan layanan publik, digital cultural heritage, teknologi pendidikan dan sistem pembelajaran, artificial intelligence dan deep learning, serta Internet of Things (IoT), robotika, dan smart systems.
Menurutnya, kecenderungan tersebut menunjukkan semakin besarnya perhatian mahasiswa terhadap pengembangan teknologi digital dan inovasi yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.
Dari sisi sumber daya manusia, UHM hingga 2026 didukung tenaga pendidik dengan berbagai jenjang jabatan akademik.
Rektor juga menyampaikan bahwa sebanyak 31 dosen berhasil memperoleh hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Kebudayaan, serta BRIN, dengan total 11 judul kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Yaumi mengungkapkan bahwa Universitas Handayani Makassar saat ini membina delapan program studi dengan 22 konsentrasi, termasuk program Pascasarjana.
Seiring perkembangan kebutuhan masyarakat dan meningkatnya minat lembaga pendidikan menengah, khususnya bidang vokasi terhadap kajian robotika, UHM tengah mempersiapkan pembukaan tiga program studi baru.
Ketiga program studi tersebut adalah Magister Hukum (S2), Teknik Robotika (S1), serta Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris (S1).
Namun, rencana pengembangan tersebut, kata dia, harus didukung kesiapan sumber daya manusia, sarana, dan prasarana yang memadai agar kualitas penyelenggaraan pendidikan tetap terjaga.
Di hadapan para wisudawan, Rektor juga menitipkan lima pesan akademik, yaitu terus mengembangkan kompetensi, menjunjung tinggi integritas, menguasai teknologi, memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, serta menjaga nama baik almamater.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan seseorang tidak semata-mata diukur dari gelar akademik, jabatan, maupun penghasilan, tetapi juga dari manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain.
“Para lulusan diharapkan terus belajar sepanjang hayat, memperbarui pengetahuan, meningkatkan kompetensi, dan mengembangkan diri untuk menghadapi perubahan ilmu pengetahuan, teknologi, serta tuntutan zaman,” ungkapnya.
Menurut Prof. Yaumi, alumni memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nama baik Universitas Handayani Makassar melalui karya, keteladanan, dan pengabdian nyata bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.
“Teruslah belajar, berkaryalah dengan integritas, berinovasilah tanpa henti, dan jadilah manusia yang kehadirannya membawa manfaat,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Universitas Handayani Makassar yang diwakili Memi Pratiwi, AM., SE., M.Ak., menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan pendidikan, melainkan gerbang awal bagi para lulusan untuk menghadapi tanggung jawab, tantangan, dan peluang baru.
Ia mengajak seluruh alumni menjadikan motto Universitas Handayani, yakni “Kerja yang dilandasi keikhlasan bernilai ibadah”, sebagai sumber motivasi dan inspirasi dalam menjalani kehidupan.
Memi juga mengingatkan pentingnya keberanian menghadapi ketidakpastian serta kemampuan beradaptasi dengan dinamika perubahan zaman.
“Jangan takut menghadapi perubahan. Jangan berhenti belajar setelah memperoleh gelar. Bangunlah mimpi-mimpi baru dengan semangat pantang menyerah,” pesannya.
Ia menambahkan, keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak hanya diukur dari panjangnya sejarah perjalanan institusi, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang berhasil dilahirkan.
Karena itu, para alumni diharapkan mampu menunjukkan kualitas diri melalui kemampuan bekerja, menciptakan peluang, membangun usaha, serta menjadi pemimpin yang menjunjung tinggi integritas.
“Jangan mengukur keberhasilan hanya dari apa yang saudara miliki, tetapi juga dari apa yang mampu saudara berikan,” tuturnya.
Dalam sambutannya, Memi turut mengingatkan perjalanan sejarah Universitas Handayani Makassar yang bermula pada 31 Januari 1996 dengan nama STMIK Handayani, sebelum bertransformasi menjadi universitas pada 2022.
Menurutnya, sejarah dan perjuangan para pendiri harus menjadi warisan berharga yang tidak hanya dijaga, tetapi juga dikembangkan oleh generasi penerus.
Ia berharap Universitas Handayani Makassar semakin berkembang dan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin besar yang amanah, berkarakter, serta memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa.
Memi juga menyampaikan apresiasi kepada rektor beserta seluruh jajaran pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan atas dedikasi mereka dalam membangun pengetahuan, karakter, serta pola pikir generasi muda. Apresiasi turut diberikan kepada para orang tua dan keluarga yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Universitas Handayani Makassar.
Peringatan Dies Natalis ke-XXX yang dirangkaikan dengan wisuda Angkatan XXV ini diharapkan menjadi momentum bagi UHM untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperluas pengembangan keilmuan, serta melahirkan lulusan yang kompetitif dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sebanyak 236 lulusan yang dikukuhkan diharapkan tidak hanya membawa gelar akademik, tetapi juga menjadi representasi kualitas dan nama baik almamater di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan wisuda tersebut disampaikan pula wisudawan terbaik sebanyak 15 orang dan wisudawan berprestasi 16 orang.
Pada kegiatan wisuda kali ini pula disampaikan Apresiasi Dosen Penerima Hibah Penelitian tahun 2026. (ams)






Komentar (0)