Perolehan tersebut melonjak 45 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,41 triliun.
IDXChannel - PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp2,05 triliun hingga September 2026.
Perolehan tersebut melonjak 45 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,41 triliun.
Pertumbuhan laba ditopang oleh peningkatan penjualan serta kenaikan produksi minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).
Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan, Jumat (30/10/2026) pendapatan eksternal Grup SIMP mencapai Rp15,64 triliun hingga kuartal III, meningkat 5 persen dibandingkan Rp14,92 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bruto perseroan meningkat 22 persen secara tahunan menjadi Rp4,43 triliun. Sementara itu, laba usaha tumbuh lebih tinggi, yakni 40 persen menjadi Rp3,86 triliun hingga September 2026.
Dari sisi operasional, produksi tandan buah segar (TBS) inti SIMP meningkat 4 persen secara tahunan menjadi 2 juta ton. Kenaikan produksi TBS tersebut, ditambah dengan peningkatan tingkat ekstraksi CPO, mendorong produksi CPO perseroan tumbuh 13 persen menjadi 580.000 ton.
Pertumbuhan juga tercermin pada kinerja penjualan masing-masing divisi. Di mana penjualan Divisi Perkebunan meningkat 13 persen secara tahunan, sedangkan penjualan Divisi Minyak dan Lemak Nabati tumbuh 15 persen.
Peningkatan penjualan kedua divisi tersebut didukung oleh kenaikan harga jual rata-rata serta volume penjualan produk sawit dan produk minyak serta lemak nabati.
Hingga September, laba bruto tumbuh lebih cepat dibandingkan pendapatan, dengan kenaikan 22 persen. Sementara laba usaha meningkat 40 persen, mencerminkan pertumbuhan hasil operasional perseroan selama periode tersebut.
Per 30 September 2026, SIMP mencatatkan total aset sebesar Rp43,75 triliun, jumlah liabilitas Rp14,98 triliun dengan total ekuitas mencapai Rp28,72 triliun.
(DESI ANGRIANI)






Komentar (0)