Nikita Willy Ajak Issa Ngobrol di Podcast, Ini Manfaatnya untuk Perkembangan Anak

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Moms, pernah tidak mengajak anak ngobrol tentang kegiatan sehari-harinya, lalu mendapat jawaban singkat dan polos yang justru bikin gemas?

Hal itu juga terlihat dalam video terbaru Nikita Willy bersama putranya, Issa. Dalam video perdana yang diberi judul Yapping with Kiddos, Nikita mengajak Issa berbincang tentang berbagai hal, mulai dari kegiatan di sekolah hingga cita-citanya.

Meski beberapa jawaban Issa terdengar singkat dan polos, momen tersebut memperlihatkan bagaimana orang tua bisa membangun komunikasi dengan anak melalui percakapan sederhana.

Mengajak anak mengobrol sejak dini ternyata bukan sekadar cara untuk mengetahui aktivitasnya sehari-hari, lho, Moms. Kebiasaan ini juga memiliki sejumlah manfaat bagi tumbuh kembang anak.

Manfaat Mengajak Anak Mengobrol Sejak Dini

Menurut Psikolog Klinis, Shafira Fawzi, M.Psi, Psikolog, ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan ketika orang tua rutin mengajak anak berbincang, mulai dari mendukung perkembangan bahasa dan kemampuan berpikir, membangun kedekatan emosional, meningkatkan kepercayaan diri, hingga mengembangkan kemampuan sosial dan komunikasi.

"Percakapan sederhana dengan anak dapat menjadi kesempatan untuk mendukung perkembangan bahasa, kemampuan berpikir, sekaligus membangun kedekatan emosional dengan orang tua,” ucap Shafira kepada kumparanMOM beberapa waktu lalu.

Tips Mengajak Anak Mengobrol agar Lebih Nyaman

Agar komunikasi dengan si kecil terasa menyenangkan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan orang tua, yaitu:

-Sesuaikan respons dengan usia anak

Gunakan bahasa dan pertanyaan yang mudah dipahami sesuai tahapan perkembangannya.

-Berikan perhatian penuh

Dengarkan cerita anak tanpa memotong pembicaraannya. Usahakan juga meminimalkan distraksi saat mengobrol.

-Tunjukkan rasa ingin tahu

Ajukan pertanyaan lanjutan agar anak terdorong untuk bercerita lebih banyak.

-Validasi perasaan dan pikirannya

Tunjukkan bahwa orang tua menghargai apa yang sedang dirasakan atau disampaikan anak.

-Tetap tenang dan tidak terburu-buru

Berikan waktu bagi anak untuk menyusun jawabannya. Hindari langsung mengoreksi cerita atau jawabannya.

"Saat anak bercerita, orang tua perlu hadir sebagai pendengar yang responsif. Dengan begitu, anak merasa dihargai dan lebih percaya diri untuk menyampaikan pikiran maupun perasaannya,” pungkasnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Carrick Tegaskan Bruno Fernandes Tetap Kapten Manchester United
• 19 jam lalu
0
thumb
Unhas dan Climateworks Centre gali potensi karbon biru Sulsel
• 14 jam lalu
0
thumb
Buka Akses ke Pasar Saham AS, BEI Siapkan Mitigasi Risiko Kurs
• 14 jam lalu
0
thumb
Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Italia: Frosinone Lanjutkan Kejutan, Strikernya Juga Paling Subur
• 13 jam lalu
0
thumb
Usai Raih Emas di Asian Games, Shohibul Fikri Bidik Prestasi Olimpiade
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.