Nasib Carrick di Manchester United Ditentukan Chelsea, Kekalahan Bisa Jadi Akhir Segalanya

harianfajar
7 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MANCHESTER – Nasib Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United berada di ujung tanduk. Banyak yang meyakini bahwa duel melawan Chelsea di Liga Inggris 2026/2027 jadi harapan terakhir baginya.

Pertandingan di Stamford Bridge, Sabtu (31/10/2026), berpotensi menjadi penentu kelanjutan kariernya bersama Setan Merah.

Carrick kini berada dalam tekanan besar setelah Manchester United terus gagal meraih hasil positif. Rentetan delapan pertandingan tanpa kemenangan di seluruh kompetisi membuat posisinya semakin sulit dipertahankan.

Kekalahan dari Chelsea bahkan berpotensi menjadi akhir perjalanan Carrick di kursi pelatih MU. Situasi semakin rumit karena performa tim tidak kunjung membaik, sementara kondisi internal klub juga dikabarkan sedang tidak harmonis.

MU saat ini terpuruk di peringkat ke-16 klasemen sementara Liga Inggris. Posisi tersebut membuat Setan Merah harus segera bangkit agar tidak semakin dekat dengan ancaman zona degradasi.

Sebaliknya, Chelsea menyambut pertandingan ini dengan situasi yang relatif lebih baik. The Blues menempati urutan kelima dengan koleksi 13 poin dari delapan pertandingan.

Dalam lima laga terakhir di seluruh kompetisi, Chelsea membukukan dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Dua kemenangan tersebut masing-masing diraih ketika menghadapi Bournemouth dan Everton.

Meski demikian, Manchester United masih memiliki catatan pertemuan yang bisa menjadi modal menghadapi Chelsea. The Blues tercatat hanya mampu meraih dua kemenangan dalam 17 pertemuan terakhir melawan Setan Merah di Premier League.

Namun, Carrick tidak bisa sepenuhnya mengandalkan statistik tersebut. Ia justru harus menghadapi persoalan komposisi pemain akibat sejumlah nama penting yang masih berkutat dengan cedera.

Manuel Ugarte, Benjamin Sesko, Patrick Dorgu, dan Luke Shaw dipastikan belum bisa memberikan kontribusi karena masih menjalani proses pemulihan.

Absennya Sesko menjadi salah satu persoalan tersendiri bagi lini serang MU. Carrick harus mencari alternatif untuk mengisi posisi penyerang tengah. Dalam beberapa pertandingan sebelumnya, Bryan Mbeumo sempat dipercaya menempati posisi tersebut meski memiliki karakter permainan berbeda dengan Sesko.

Di kubu tuan rumah, pelatih Xabi Alonso menegaskan Chelsea telah mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi Manchester United.

Alonso juga menyoroti sejumlah aspek permainan lawan yang harus diantisipasi, khususnya serangan yang dibangun melalui sektor kanan.

“Ini soal mempersiapkan diri sebaik mungkin agar bisa bertanding dengan performa terbaik. Kami harus mengendalikan serangan-serangan yang berlebihan di sisi kanan,” ujar Alonso, dikutip dari Football Muse.

Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi kedua tim. Chelsea berpeluang memperbaiki posisinya di papan atas, sedangkan Manchester United membutuhkan kemenangan untuk menghentikan tren negatif sekaligus meredakan tekanan terhadap Carrick.

Bagi Carrick, hasil di Stamford Bridge bukan sekadar persoalan tiga poin. Masa depannya bersama Manchester United ikut dipertaruhkan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Soal Insentif Rp 1 Triliun untuk Pemda, Wamendagri Bima: Tak Hanya untuk Penilaian MBG
• 21 jam lalu
0
thumb
Kejagung Lelang 209 Ribu Ton Batu Bara Kasus Korupsi Samin Tan, Raup Rp264 Miliar
• 20 jam lalu
0
thumb
Maling Motor di Maros, Pria 21 Tahun Ditangkap di Kabupaten Wajo
• 7 jam lalu
0
thumb
Peluang Hengkang Lisandro Martinez dari MU Makin Besar, Barcelona Sudah Menghubungi
• 18 jam lalu
0
thumb
Duduk Perkara Gibran vs Denny Indrayana soal Ijazah di PTUN
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.