Bursa Indodax Diserang Hacker, CEO Jelaskan Kondisi Dana Nasabah

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, CNBC Indonesia - CEO sekaligus Co-Founder Indodax William Sutanto menyampaikan perkembangan terbaru terkait upaya serangan siber yang terdeteksi di platform perdagangan aset kripto tersebut.

William memastikan seluruh temuan dalam pemeriksaan telah diperbaiki dan tidak ditemukan transaksi tidak sah maupun kebocoran data nasabah.

Melalui unggahan terbarunya di akun X (dulunya Twitter), William mengatakan tim Indodax telah menyelesaikan perbaikan atas seluruh temuan yang muncul dalam pemeriksaan sebelumnya. Hasil pemeriksaan juga memastikan dana dan data nasabah tetap aman.

"Seluruh temuan kemarin sudah selesai kami perbaiki. Hasil pemeriksaan juga telah memastikan tidak ada transfer tidak sah maupun kebocoran data nasabah. Dana dan data nasabah tetap aman," tulis William pada Jumat (30/10/2026).

Pilihan Redaksi
  • Lengkap! Ini 29 Pedagang Kripto Resmi Terdaftar di OJK
  • OJK Buka Suara Soal Pendirian Bursa Kripto Baru ICEX

Dia mengatakan Indodax juga menambahkan lapisan pengamanan ekstra sebagai langkah antisipasi untuk memperkuat sistem keamanan platform.

William turut meminta maaf karena layanan deposit dan penarikan dana masih menjalani pemeliharaan atau maintenance selama lebih dari 24 jam. Menurut dia, Indodax perlu menuntaskan sejumlah langkah pengamanan dan pemeriksaan tambahan sebelum kembali membuka layanan tersebut.

"Saya mohon maaf karena maintenance deposit dan penarikan berlangsung lebih dari 24 jam. Ada beberapa langkah pengamanan dan pengecekan tambahan yang harus kami tuntaskan sebelum layanan dibuka kembali," ujarnya.

Sebelumnya, pada Kamis (29/10/2026), William mengumumkan bahwa Indodax menghentikan sementara layanan deposit dan penarikan dana. Keputusan tersebut diambil setelah perusahaan mendeteksi peningkatan upaya serangan siber.

Saat itu, William menyebut tim Indodax tengah melakukan evaluasi dan mitigasi untuk memastikan keamanan platform sebelum kembali membuka layanan deposit dan penarikan.

Dia juga menegaskan bahwa penghentian sementara layanan tersebut merupakan langkah pengamanan. Indodax memastikan tidak menemukan penarikan dana tanpa izin maupun kebocoran data nasabah.

"Deposit dan penarikan akan kami buka kembali setelah dipastikan aman," tulis William dalam pernyataan sebelumnya.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kasus Dugaan Pelecehan Betrand Peto Naik Sidik, Bagaimana Kelanjutannya?
• 15 jam lalu
0
thumb
Daftar Lengkap Kapolda di Pulau Kalimantan setelah Mutasi Polri 10 Oktober 2026
• 19 jam lalu
0
thumb
Baintelkam Bentuk Tim Reaksi Cepat Peringatan Dini Strategis Disinformasi Digital
• 20 jam lalu
0
thumb
Video: Kolaborasi K/L Pangkas Impor Pangan -Ajak Anak Muda Jadi Petani
• 16 jam lalu
0
thumb
Respons Kubu Gibran usai Denny Indrayana cs Cabut Gugatan di PTUN
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.