Dwi Bagus Martono (40) tersangka pembunuhan istri siri, Dini Hardiyanti (30) dan anaknya AGEF (4), ditangkap di Jombang, Jawa Timur (Jatim). Di Jombang, Dwi Bagus bersembunyi di sebuah padepokan dan sempat mengganti namanya menjadi Amanullah.
Kanit III Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKP Muhammad Fauzi yang menyebutkan bahwa Bagus sempat mengganti namanya selama berada di padepokan.
"Ya (ganti nama) Amanullah. Ya biar aman maksudnya," kata Fauzi dilansir detikJatim, Jumat (30/10/2026).
Fauzi menjelaskan, nama Amanullah mulai digunakan Bagus ketika hendak masuk ke padepokan yang merupakan milik seseorang bernama Munir. "Ya waktu mau masuk ini padepokan itu. (Ganti nama) biar aman," jelasnya.
Menurut Fauzi, Bagus mengenal padepokan tersebut melalui salah seorang jemaah Munir. Orang itu disebut pernah berhaji bersama Bagus pada 2025.
Meski demikian, orang-orang di lingkungan padepokan disebut tidak mengetahui perbuatan pidana yang dilakukan Bagus sebelum berada di sana. "Mereka juga ketika (Dwi Bagus) ke sana, mereka belum tahu kalau dia habis melakukan pembunuhan itu. Enggak tahu," ungkap Fauzi.
Baca selengkapnya di sini.
(rfs/wnv)






Komentar (0)