JAKARTA, KOMPASTV – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau temuan 600 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Rumah di Jalan Kayu Manis 10, Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur diduga dijadikan gudang pengoplosan beras tersebut telah dipasangi garis polisi.
Ia menegaskan, beras negara yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat miskin justru dioplos.
"Kalau ada hukuman tertinggi, hukuman tertinggi dikasih. Ini sudah tidak beradab, biadab ini orang," ujarnya.
Ia juga meminta agar seluruh pihak yang terlibat dalam jaringan pengoplosan beras ditindak tegas, termasuk diberhentikan dari jabatannya.
"Kalau ada jaringannya di-blok, suruh pecat. Suruh penjarakan juga itu," tegasnya.
Menurutnya, praktik pengoplosan tersebut tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut beras negara yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.
"Beras negara dioplos, dan ini beras untuk saudara kita yang berada di bawah kemiskinan," katanya.
Video Editor: Joshua
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- mentan amran
- beras oplosan
- matraman






Komentar (0)