IHSG Jumat ditutup melemah 0,80 persen ke posisi 5.057,05

antaranews.com
14 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan Jumat melemah 41,01 poin atau 0,80 persen ke posisi 5.057,05.

Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,05 persen ke posisi 515,01.

“Indeks (IHSG) sempat melemah hingga level 4.979, sebelum akhirnya berbalik ditutup di atas level psikologis 5.000,” kata Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam analisanya di Jakarta, Jumat.

Dari mancanegara, Bank Sentral Jepang (BOJ) mempertahankan suku bunga acuannya di level 1,25 persen pada pertemuan Oktober yang berlangsung pada Jumat (30/10), sesuai dengan perkiraan pasar.

Keputusan tersebut diambil setelah BOJ menaikkan suku bunga sebanyak dua kali, yakni pada Juni dan September, dengan besaran masing-masing 25 basis poin (bps).

Pada pekan depan, investor akan mencermati pelaksanaan pemilu paruh waktu (midterm election) di Amerika Serikat (AS) pada 3 November.

Baca juga: IHSG Jumat melemah dibayangi sentimen domestik dan rupiah

Baca juga: IHSG Jumat pagi dibuka melemah 0,61 persen ke posisi 5.066,94

Sementara dari dalam negeri, sejumlah indikator ekonomi yang akan dirilis pada pekan depan meliputi indeks manufaktur PMI, neraca perdagangan, inflasi, pertumbuhan ekonomi kuartal III 2026, cadangan devisa, serta indeks harga rumah.

Secara teknikal, Phintraco memproyeksikan IHSG menguji level 4.900-5.000.

Apabila mampu bertahan di atas level 5.000, indeks berpeluang bergerak mendatar (sideways) dalam kisaran 5.000-5.200 pada pekan depan.

Berdasarkan indeks sektoral IDX-IC, dua sektor tercatat menguat, sedangkan sembilan sektor lainnya melemah.

Sektor kesehatan menguat 0,76 persen, diikuti sektor keuangan yang naik 0,15 persen.

Adapun sektor transportasi mengalami pelemahan terdalam sebesar 3,13 persen, diikuti sektor barang baku yang turun 2,84 persen dan sektor infrastruktur yang melemah 1,96 persen.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1,17 juta kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan mencapai 36,48 miliar lembar saham senilai Rp11,42 triliun.

Sebanyak 194 saham menguat, 552 saham melemah, dan 217 saham tidak mengalami perubahan harga

Baca juga: IHSG ditutup melemah ikuti bursa Asia seiring "risk off" investor

Baca juga: Pengamat: Koreksi IHSG imbas investor kurangi eksposur aset berisiko


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Foto: RSUD Pasar Minggu Buka Pusat Layanan Kanker Terpadu
• 16 jam lalu
0
thumb
Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi: Tanamkan Terus Nilai Patriotisme!
• 10 jam lalu
0
thumb
KPK Soal Penggeledahan Kantor Djarum: Murni Penegakan Hukum
• 18 jam lalu
0
thumb
Nadia Omara Bikin Geger! KHW Part 400 Tembus 54 Juta Views, Ini Isinya!
• 20 jam lalu
0
thumb
KICK-OFF KOSABANGSA 2026: Sinergi UNM dan Unsulbar Hadirkan Inovasi Teknologi Pirolisis Kemiri untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Pesisir Majene
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.