Jumat Keliling, Kapolda Jatim Sampaikan Pesan Keamanan dan Ketertiban

detik.com
10 jam lalu
Cover Berita
Surabaya -

Kapolda Jatim Irjen Dekananto Eko Purwono melaksanakan kegiatan Jumat Keliling sekaligus Salat Jumat berjemaah di Masjid Baitussalam, Kecamatan Jambangan, Kota Surabaya. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen nyata Polda Jatim mengimplementasikan program Kapolri bertajuk 'Polisi Bersama Masyarakat.

Dalam kunjungannya, Irjen Dekananto memanfaatkan momentum itu untuk berdialog langsung dan menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada para jemaah. Ia mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga memperkuat sinergi dengan polisi demi menjaga situasi kondusif di Jatim.

Baca juga: Peringati Sumpah Pemuda, Polda Jatim Ajak Generasi Muda Hidupkan Patriotisme

Kapolda Jatim mengatakan,program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolri agar seluruh jajaran kepolisian, mulai dari Polda, Polres, hingga Polsek, melaksanakan Salat Jumat Keliling serta Subuh Keliling.

"Tujuannya agar Polisi lebih dekat dengan masyarakat, bisa mendengarkan secara langsung aspirasi, masukan, maupun keluhan warga," ujar Irjen Pol Dekananto, dilansir detikjatim, Jumat (30/10/2026).

Menurut Kapolda Jatim, kehadiran Polri di tengah-tengah warga tidak hanya sekadar menjaga keamanan fisik, melainkan juga membangun komunikasi, kebersamaan, dan kepercayaan publik. Sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan kamtibmas yang aman.

Baca juga: Operasi Patuh Semeru 2026 Dimulai, Ini Pesan Kapolda Jatim

Di hadapan para jemaah, Kapolda Jatim juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka apabila dalam pelaksanaan tugas pelayanan maupun penegakan hukum masih terdapat tindakan anggota Polri di lapangan yang kurang berkenan. Ia juga menegaskan sikap terbuka terhadap kritik dan saran dari masyarakat luas demi evaluasi internal.

"Silakan masukan dan kritik disampaikan melalui Bhabinkamtibmas maupun Kapolsek. Saya sudah menekankan kepada seluruh anggota agar tidak mengambil hak masyarakat dalam bentuk apa pun. Berikan pelayanan dengan tulus, tanpa pamrih, dan jangan sampai ada anggota yang melakukan pemerasan, penipuan, atau tindakan yang menyakiti hati masyarakat," tegasnya.

Selain menyoroti reformasi pelayanan internal, jenderal dengan bintang dua tersebut memberikan perhatian khusus pada persoalan krusial generasi muda, seperti kenakalan remaja, tawuran antarpelajar, perundungan (bullying) di sekolah, hingga penyalahgunaan narkoba.

Baca selengkapnya di sini




(idh/imk)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Talang Air Lepas di Stasiun Depok Baru Saat Hujan Deras, KRL Sempat Terlambat 6 Menit
• 8 jam lalu
0
thumb
Polisi soal Warga Curhat Jukir di Yogya Pakai QRIS Pribadi: Bisa Lapor 110
• 8 jam lalu
0
thumb
Jadwal Persebaya vs Persijap Malam Ini, Tavares Waspadai Taktik Parkir Bus
• 8 jam lalu
0
thumb
Pemprov Jatim Luncurkan TransJatim Koridor II Rute Malang Raya, Tarif Mulai Rp2.500
• 7 jam lalu
0
thumb
Kemenag Gelar Munajat Santri untuk Negeri di Istiqlal, Doakan Keselamatan RI-Terhindar dari Bencana
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.