Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik saat menggeledah enam perusahaan yang terafiliasi dengan PT Djarum di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (29/10/2026).
Penggeledahan itu merupakan bagian dari penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
“Dalam maraton penggeledahan tersebut, sejumlah dokumen serta beberapa barang bukti elektronik yang diduga terkait dengan perkara telah diamankan dan disita oleh penyidik,” kata Budi Prasetyo Juru Bicara KPK di Jakarta, Jumat (30/10/2026), seperti dilaporkan Antara.
Budi menjelaskan, penyidik akan menganalisis dokumen dan barang bukti elektronik tersebut untuk mendalami perkara.
Sehari sebelumnya, Rabu (28/10/2026), KPK menggeledah Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kudus serta kantor PT Djarum. Pada hari yang sama, KPK mengumumkan pengembangan perkara melalui penerbitan satu surat perintah penyidikan (sprindik) umum.
Penggeledahan berlanjut pada Kamis di sejumlah titik di wilayah Kudus. Budi menyebut penyidik masih berada di lapangan, tetapi belum merinci seluruh lokasi yang digeledah.
Rangkaian penggeledahan tersebut diduga berkaitan dengan pengurusan pita cukai rokok dan penerimaan negara dari sektor cukai. KPK juga mendalami kemungkinan adanya pemberian kepada oknum di lingkungan Bea dan Cukai.
Perkara ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK di lingkungan Bea dan Cukai pada Februari 2026, yang kemudian diikuti penetapan sejumlah tersangka. Pada 21 Juli 2026, KPK mengumumkan pengembangan perkara melalui penerbitan dua sprindik.
Hingga September 2026, sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut, yakni:
- Rizal, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat.
- Sisprian Subiaksono, Kepala Subdirektorat Intelijen Bea Cukai.
- Orlando Hamonangan, Kepala Seksi Penindakan II Bea Cukai.
- John Field, pemilik Blueray Cargo.
- Dedy Kurniawan, Manajer Operasional Blueray Cargo.
- Andri, Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo.
- Budiman Bayu Prasojo, Kepala Seksi Intelijen Cukai Bea Cukai.
- Gatot Heroe Hernanda, Kepala Kantor Bea Cukai Kediri.
- Ahmad Dedi, pejabat fungsional Bea Cukai Madya.
(ant/iss)





Komentar (0)