BMKG: Awan Cumulonimbus Intai Jawa Barat hingga Papua Hari Ini 30 Oktober 2026

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi awan cumulonimbus. (Sumber: Jeffrey Grospe on Unsplash)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat mengenai potensi awan cumulonimbus di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat (30/10/2026).

Awan yang berkaitan dengan hujan lebat, petir, dan turbulensi ini perlu diwaspadai karena dapat memengaruhi kondisi cuaca, termasuk keselamatan penerbangan.

Sebaran awan hujan tersebut mencakup Jawa Barat hingga Papua. Potensinya juga terpantau di sejumlah wilayah perairan yakni dari Samudra Hindia di barat Sumatera dan selatan Banten hingga Laut Seram.

"Waspadai awan hujan atau cumulonimbus di Samudra Hindia selatan Banten," kata prakirawan BMKG, Miftah, dalam siaran prakiraan cuaca, Kamis (29/10/2026).

Baca Juga: BMKG Peringatkan Hujan 30 Oktober-5 November 2026, Ini Wilayah Siaga

Sebaran Wilayah dengan Pertumbuhan Awan Cumulonimbus

BMKG mengidentifikasi potensi awan hujan atau cumulonimbus di sejumlah wilayah berikut.

Wilayah Daratan

  1. Jawa Barat
  2. Banten
  3. Kalimantan Barat
  4. Kalimantan Tengah
  5. Maluku
  6. Papua
  7. Papua Selatan
  8. Papua Tengah

Wilayah Perairan

  1. Samudra Hindia selatan Banten
  2. Samudra Hindia barat Aceh
  3. Samudra Hindia barat Kepulauan Nias
  4. Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai
  5. Samudra Hindia barat Lampung
  6. Laut Natuna Utara
  7. Selat Karimata bagian utara
  8. Laut Banda
  9. Laut Seram

Potensi pertumbuhan awan cumulonimbus tersebut perlu menjadi perhatian pengguna transportasi udara, terutama karena dapat mengganggu penerbangan. Penumpang disarankan mengikuti informasi operasional terbaru dari bandara dan maskapai.

Baca Juga: BMKG: Awal November, Potensi Hujan Meningkat di Tengah Ancaman Kekeringan

 

Imbauan untuk Penumpang Pesawat

BMKG meminta masyarakat yang menggunakan transportasi udara untuk tidak mengabaikan pembaruan cuaca dan informasi penerbangan.

Perubahan kondisi atmosfer dapat memengaruhi keputusan operasional, sehingga informasi dari pihak bandara dan maskapai perlu menjadi rujukan bagi penumpang.

“Karena itu, selalu ikuti informasi terbaru dari bandara dan maskapai,” kata Miftah.

Selain potensi awan cumulonimbus, BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem selama masa peralihan musim dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca setempat.

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Danang Suryo Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV

Tag
  • bmkg
  • awan cumulonimbus
  • Prakiraan Cuaca Hari Ini
  • Cuaca Ekstrem
  • Prakiraan Cuaca 30 Oktober 2026
  • hujan
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kenali Mood Swing Tak Disebabkan Hanya Kondisi Jelang Menopause, Ini Cara Ampuh Beradaptasinya
• 19 jam lalu
0
thumb
Perluas Manfaat Lewat Inovasi Sistem Pelayanan, PNM Raih Juara 1 Grand Genba Champion
• 13 jam lalu
0
thumb
Polres Merangin Digeruduk OTK Bawa Benda Mirip Senapan Usai Pelaku Tambang Diciduk
• 21 jam lalu
0
thumb
Polda NTB Bongkar Penyalahgunaan Beras SPHP Bulog di Dua Kabupaten, Dua Pengusaha Terancam 5 Tahun Penjara
• 14 jam lalu
0
thumb
Sisi Lain Dwi Bagus Pembunuh Dini Diungkap Polisi
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.