jpnn.com, JAKARTA - Wantimpres menggelar Rapat Pleno Keempat untuk mematangkan perkembangan penyusunan pertimbangan perdana kepada Presiden Prabowo Subianto sesuai amanat undang-undang.
Pembahasan tersebut meliputi hasil pendalaman berbagai isu strategis nasional di tiga bidang, yakni politik, hukum, dan keamanan; kesejahteraan sosial, agama, dan budaya; serta ekonomi dan keuangan.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Serahkan Bonus Rp158,3 Miliar bagi Atlet Peraih Medali AG & APG Aichi-Nagoya 2026
Rapat pleno yang dipimpin Ketua Wantimpres RI Pratikno tersebut menjadi forum pembahasan bersama atas draf pertimbangan yang telah disiapkan masing-masing bidang.
Proses ini melibatkan pengalaman, keahlian, dan beragam perspektif para anggota dalam menelaah berbagai tantangan nasional.
BACA JUGA: Program KKP di Era Prabowo Dinilai Terbukti Meningkatkan Kesejahteraan Nelayan
"Dalam waktu kurang dari satu bulan, kita sudah empat kali menggelar rapat pleno. Diskusinya sangat produktif dan masih perlu kita tindak lanjuti. Dalam seluruh proses ini, kami juga harus tetap menjaga kerahasiaan isi pertimbangan kepada Bapak Presiden," ujar Pratikno.
Di bidang politik, hukum, dan keamanan (polhukam), pembahasan yang dipimpin Ketua Bidang Agum Gumelar memberikan perhatian pada perkembangan geopolitik, dinamika politik dan hukum, serta berbagai tantangan keamanan yang berpotensi memengaruhi stabilitas nasional.
BACA JUGA: Hatta Rajasa Tegaskan Wantimpres Siap Beri Nasihat Terbaik & Berkualitas untuk Prabowo
"Berbagai perkembangan yang berpotensi memengaruhi stabilitas nasional perlu diidentifikasi sejak dini. Dari situ kami dapat melihat persoalan dari berbagai sisi, mengantisipasi risiko sejak dini, dan menyiapkan pertimbangan yang dapat melengkapi langkah pemerintah," ujar Agum.
Sementara itu, bidang kesejahteraan sosial, agama, dan budaya yang dipimpin Pratikno mendalami berbagai persoalan sosial, pendidikan, agama, dan kebudayaan.
Pembahasan turut memberikan perhatian pada penguatan karakter dan jati diri bangsa, persatuan nasional, serta keragaman kondisi dan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Adapun bidang ekonomi dan keuangan yang diketuai Chairul Tanjung mendalami berbagai tantangan perekonomian nasional, termasuk penguatan kedaulatan ekonomi, tata kelola sumber daya alam, dan sektor maritim.
Wakil Ketua Wantimpres RI Muhammad Hatta Rajasa yang mewakili Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan Chairul Tanjung menyampaikan bahwa pembahasan bidang tersebut turut memberikan perhatian pada penguatan kedaulatan ekonomi nasional, termasuk tata kelola sumber daya alam dan sektor maritim.
"Diperlukan langkah-langkah strategis dan fundamental dalam memperkuat kedaulatan ekonomi nasional. Transformasi yang dilakukan harus tetap mengacu pada prinsip penguatan tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel," ujar Hatta. (antara/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Kekayaan Anggota Wantimpres Prabowo, Ada yang Tajir Banget, Jangan Kaget!
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan





Komentar (0)