GOTO Punya Dana Rp2,5 Triliun untuk Buyback Saham hingga 2027

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Saat ini, perseroan telah merealisasikan buyback sebanyak 36 miliar saham dengan total nilai mencapai Rp985 miliar.

GOTO Punya Dana Rp2,5 Triliun untuk Buyback Saham hingga 2027 (Foto: dok GOTO)

IDXChannel - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) masih memiliki alokasi dana sebesar Rp2,5 triliun untuk melanjutkan pembelian kembali saham atau buyback hingga Juni 2027. 

Saat ini, perseroan telah merealisasikan buyback sebanyak 36 miliar saham dengan total nilai mencapai Rp985 miliar.

Baca Juga:
RUPSLB GOTO Setujui Usulan Penghapusan Saham Treasuri dan Pengunduran Diri Wadirut

Direktur Utama GoTo Hans Patuwo mengatakan, perseroan berencana mengurangi jumlah saham beredar melalui pembatalan 32 miliar saham treasuri.

"Langkah ini akan mengurangi jumlah saham beredar sehingga meningkatkan persentase kepemilikan pemegang saham yang ada," ujar Hans dalam pernyataan resmi, Kamis (29/10/2026).

Baca Juga:
GOTO Diproyeksikan Cetak Laba Kuartal III-2026, Fintech Jadi Penopang

Pelaksanaan buyback tersebut berlangsung setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) menghapus batas minimum harga saham Rp50 pada 28 September 2026. Sejak kebijakan ini berlaku, GoTo telah membeli kembali saham yang setara dengan hampir 3 persen dari total saham perseroan.

Adapun rencana penghapusan 32 miliar saham treasuri telah memperoleh persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 14 Oktober 2026.

Pembatalan saham treasuri dapat dilakukan dalam dua hingga tiga bulan mendatang setelah seluruh proses regulasi yang dipersyaratkan selesai. Dengan pembatalan tersebut, jumlah saham beredar akan berkurang sehingga persentase kepemilikan pemegang saham yang ada meningkat.

Di tengah pelaksanaan aksi korporasi tersebut, GoTo juga mencatatkan perbaikan kinerja keuangan pada kuartal III-2026. Perseroan membukukan laba bersih Rp441 miliar, berbalik dari rugi bersih Rp255 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendapatan bersih GoTo tumbuh 17 persen secara tahunan atau menjadi Rp5,6 triliun pada kuartal III-2026. Sementara itu, EBITDA yang disesuaikan meningkat 84 persen menjadi Rp950 miliar.

Sepanjang Januari-September 2026, GOTO mencatatkan laba bersih Rp1,16 triliun hingga September 2026, berbalik dari rugi Rp775,55 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejalan dengan perbaikan kinerja tersebut, GoTo menaikkan target EBITDA yang disesuaikan sepanjang 2026 menjadi Rp3,5 triliun hingga Rp3,7 triliun. 

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Selidiki Kematian Atlet Pencak Silat Semarang, Polisi Periksa Dokter dan Perawat
• 9 jam lalu
0
thumb
Survei HSBC: Perusahaan Indonesia Hadapi Rintangan Adopsi AI ke Sistem Keuangan
• 3 jam lalu
0
thumb
Beeru Uji Laboratorium Sampel Stevia, Hasil Keluar 7 Hari Kerja
• 6 jam lalu
0
thumb
Korut Tembakkan Proyektil Tak Teridentifikasi ke Arah Laut Timur
• 14 jam lalu
0
thumb
100 Hari Kerja, Kepala BGN Paparkan "Transformasi MBG 2.0" hingga Ajak Publik Terlibat
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.