Jenderal Suyudi: Integritas Jadi Dasar Pelaksanaan Tugas Polisi

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan integritas dan kejujuran harus menjadi dasar pelaksanaan tugas kepolisian.

Menurut Kapolri, kemampuan dan kecakapan saja tidak cukup apabila tidak disertai kejujuran, kepatuhan terhadap hukum, serta sikap yang baik dalam melayani masyarakat.

BACA JUGA: Polri Tetapkan 4 Korporasi Bermodal Asing Tersangka Karhutla

“Kita tidak hanya butuh orang pintar. Kita butuh orang yang punya integritas,” katanya dalam acara pembekalan kepada peserta Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan 70 di Lemhannas RI, Jakarta.

Dia mengingatkan para calon pemimpin agar tidak menutupi pelanggaran yang dilakukan anggota. Menurutnya, pembiaran terhadap penyimpangan, termasuk keterlibatan oknum dalam peredaran narkotika, dapat merusak organisasi dan menghambat penegakan hukum.

BACA JUGA: Pengobatan Driver Ojol yang Ditabrak Pengemudi BYD di Blok M Dijamin Polri

Di samping itu, Kapolri juga menekankan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, proporsional, dan akuntabel, dengan tetap memperhatikan etika.

Menurutnya, keberhasilan Polri tidak cukup dinilai dari jumlah operasi atau penangkapan. Kualitas pelayanan, kepastian penanganan perkara, pemulihan hak korban, dan meningkatnya rasa aman juga menjadi ukuran penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

BACA JUGA: Bunuh Ibu Kandung, Brigadir W Akan Dipecat dari Polri

Dia mengingatkan anggota kepolisian untuk tidak bersikap kasar, membentak, atau mengintimidasi masyarakat dalam proses penanganan perkara. Selain itu, pelaksanaan tugas perlu memperhatikan perlindungan data pribadi serta hak tersangka, saksi, dan korban.

“Kepercayaan itu harus dibangun melalui kinerja nyata, penegakan hukum yang tidak pandang bulu, pelayanan yang mudah diakses, serta respons yang cepat terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.

Pemimpin Korps Bhayangkara itu turut meminta anggota agar tidak bersikap antikritik dan merespons masukan masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui media sosial maupun WhatsApp. Setiap keluhan, kata dia, perlu diteruskan kepada satuan yang berwenang agar dapat ditangani sesuai tanggung jawabnya.

Terkait pembenahan organisasi, Kapolri menyoroti kebutuhan personel di tingkat kewilayahan, terutama Polsek yang menjadi ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.

Dia menyampaikan arahan untuk merampingkan Mabes Polri dan menggeser personel ke satuan wilayah agar dukungan terhadap pelayanan di lapangan semakin kuat.

“Mabes itu harus ramping, polda harus kuat, polres harus besar, polsek harus tangguh,” kata Suyudi.

Menurutnya, arahan tersebut perlu diikuti evaluasi terhadap kebutuhan personel dan pembagian tugas agar anggota dapat menjalankan tanggung jawab secara optimal, tanpa terbebani rangkap tugas yang mengganggu pelayanan.

Dia juga menegaskan penguatan organisasi harus berjalan seiring dengan integritas dan profesionalisme. Dengan demikian, kewenangan kepolisian dapat dijalankan secara bertanggung jawab, sementara masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih baik dan penanganan perkara yang berkeadilan. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Arman Depari Dukung Strategi Kapolri Suyudi Dalam Memberantas Narkoba


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Manfaatkan Momen Sumpah Pemuda, Kasat Lantas Polres Toraja Gelar Sosialisasi Pentingnya Berkendara Sesuai Aturan
• 17 jam lalu
0
thumb
Kasus Beras SPHP Dioplos Seret Pejabat Bulog dan Bapanas, Ini Modusnya
• 15 jam lalu
0
thumb
Resmi Menjabat Bupati Gowa, Darmawangsyah Fokus Lunasi Utang Daerah dan Gaji ASN
• 34 menit lalu
0
thumb
Laba Alphabet Turun 25 Persen, Pendapatan Iklan Google Tumbuh Melambat
• 18 jam lalu
0
thumb
Tak Disangka, HP Android Microsoft Kini Bisa Menjalankan Sistem Operasi iPhone
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.