Fokus Kinerja Jangka Panjang, SIG Kaji Opsi Buyback Saham SMGR

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

manajemen SIG juga menilai bahwa posisi harga saham SMGR saat ini belum tentu sepenuhnya mencerminkan fundamental bisnis yang dimiliki oleh Perseroan.

Fokus Kinerja Jangka Panjang, SIG Kaji Opsi Buyback Saham SMGR (foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Dinamika yang terjadi di pasar saham Tanah Air mendorong PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), atau SIG, untuk mulai opsi pembelian kembali (buyback) saham Perseroan dari pasar.

Selain dengan melihat tren pergerakan harga saham SMGR di pasar, proses kajian yang dilakukan juga mempertimbangkan kondisi Perseroan, termasuk juga ketentuan dari regulator, yang diatur melalui Peraturan Otoritas Jasa  Keuangan (POJK) Nomor 13 Tahun 2023.

Baca Juga:
Perkuat Pasar Jabar, SIG (SMGR) Kembali Hidupkan Semen Kujang

"Kami terus mencermati perkembangan pasar saham domestik dan membuka opsi buyback secara cermat, demi mendukung kinerja perseroan ke depan, sekaligus menjaga kepentingan para pemegang saham, dan menciptakan nilai tambah" ujar Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, dalam keterangan resminya, Kamis (29/10/2026).

Menurut Indrieffouny, pihaknya optimistis bahwa fundamental bisnis Perseroan tetap kuat dalam mendukung peningkatan kinerja dan pertumbuhan jangka panjang.

Baca Juga:
Laba SIG (SMGR) Melonjak 470 Persen, Ini Faktor Penopangnya

Selain itu, manajemen SIG juga menilai bahwa posisi harga saham SMGR saat ini belum tentu sepenuhnya mencerminkan fundamental bisnis yang dimiliki oleh Perseroan.

Terkait hal tersebut, SIG berupaya menjaga momentum pertumbuhan dengan mengoptimalkan peluang dan sumber daya yang tersedia.

Baca Juga:
SIG (SMGR) Optimalkan Biomassa untuk Bahan Bakar Pabrik Semen Tuban

Upaya tersebut ditujukan untuk meningkatkan daya saing sekaligus memperkuat ketahanan usaha dalam jangka panjang.

Dari sisi operasional, SIG mengandalkan beragam solusi bahan bangunan inovatif untuk memenuhi kebutuhan sektor konstruksi.

Tak hanya itu, Perseroan juga memiliki jaringan produksi dan distribusi yang luas untuk menjangkau berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil.

"SIG menilai keunggulan produk dan jangkauan distribusi tersebut menjadi fondasi untuk meningkatkan kinerja serta menjaga pertumbuhan berkelanjutan," ujar Indrieffouny.

(taufan sukma)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hasil Venezia Vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Pastikan Kemenangan Nerazzurri
• 22 jam lalu
0
thumb
Cek Harga Pangan Hari Ini, Cabai dan Daging Sapi Jadi Komoditas Termahal
• 17 jam lalu
0
thumb
Timnas Indonesia U-15 Lolos ke Perempat Final Setelah Tekuk Panama 5-3
• 22 jam lalu
0
thumb
Polresta Bandung ungkap penyalahgunaan LPG subsidi untuk gas portable
• 9 jam lalu
0
thumb
Reza Rahadian hingga Zaskia Adya Mecca Hadiri Demo 28 Oktober, Ini yang Mereka Lakukan
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.