Grid.ID - Sejumlah figur publik ikut menjadi sorotan dalam aksi demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Rabu (28/10/2026). Reza Rahadian, Eva Celia, hingga Zaskia Adya Mecca turun langsung pada aksi yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Reza Rahadian dan Eva Celia terlihat berada di antara peserta aksi. Sementara itu, Zaskia Adya Mecca datang membawa ambulans dan logistik untuk membantu mahasiswa yang menyampaikan aspirasi di lokasi.
Pemeran Biru Laut dalam film Laut Bercerita, Reza Rahadian, terlihat berbaur di tengah kerumunan massa bersama para demonstran yang menyuarakan aspirasi mereka. Ia hadir dengan mengenakan pakaian hitam.
Eva Celia juga turut hadir bersama Reza dalam aksi tersebut. Ia mengenakan kaus putih bertuliskan “Join Us. We Fight for a Clean Government” yang membawa pesan mengenai pentingnya pemerintahan yang bersih.
Selain Reza dan Eva, aktris sekaligus mantan politikus Wanda Hamidah juga terlihat mengikuti aksi demonstrasi tersebut. Wanda hadir dengan mengenakan pakaian hitam sambil membawa poster bertuliskan “Silence Is Violence”, dilansir dari Tribunnews.com.
Sejumlah figur publik lainnya yang turut hadir di antaranya Shahnaz Soehartono, Andovi da Lopez, Meira Anastasia, serta Hamidah Rachmayanti bersama suaminya, Irfan Farhad. Hamidah dan Irfan terlihat membawa tulisan untuk menyampaikan aspirasi, sementara Shahnaz dan Andovi membagikan momen aksi melalui media sosial.
Berbeda dari sejumlah figur publik yang terlihat di tengah massa, Zaskia Adya Mecca mengambil peran dengan membantu memenuhi kebutuhan demonstran. Istri Hanung Bramantyo itu datang membawa ambulans dan logistik untuk mendukung mahasiswa yang mengikuti aksi.
Zaskia bergabung dengan posko gabungan relawan perempuan yang menyediakan makanan, minuman, serta bantuan medis. Ia mengatakan, para relawan ingin memastikan mahasiswa yang turun ke jalan tetap mendapat dukungan selama menyampaikan aspirasi.
“Kita kayak ibu-ibu yang ngejagain anak-anak kita yang mau turun langsung, kita enggak ikut turun ke tengah jalan, hanya bagi-bagi logistik, memastikan mereka enggak lapar, mereka enggak haus, mereka enggak sakit maag,” kata Zaskia Adya Mecca, dikutip dari Kompas.com.
Zaskia juga menjelaskan bahwa bantuan yang tersedia di posko berasal dari masyarakat. Informasi mengenai lokasi posko disebarkan melalui siaran langsung agar masyarakat bisa ikut mengirimkan kebutuhan bagi para demonstran.
Selain ambulans yang dibawanya, Zaskia menyebut ada delapan ambulans dari gabungan tim relawan perempuan di lokasi. Kehadiran para relawan ini bertujuan membantu memenuhi kebutuhan makanan, minuman, dan bantuan medis bagi peserta aksi.
Aksi #IndonesiaSadar dimotori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama Komite Selamatkan Daulat Rakyat (Komite SADAR) dengan seruan “Tepati atau Pergi”. Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah.
Tuntutan itu mencakup penetapan status bencana nasional dan pembenahan tata kelola lahan, penggunaan APBN untuk kepentingan rakyat, penurunan biaya pendidikan, serta penyediaan lapangan kerja berkualitas. Massa juga menuntut pemberantasan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan, jaminan kebebasan berpendapat, serta penghentian militerisasi. Hingga Rabu sore, massa masih bertahan di kawasan Bundaran HI. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)