SOLO, iNews.id - Sejumlah orang yang mengatasnamakan Pejuang Merah Putih Indonesia mendatangi kediaman mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Rabu (28/10/2026). Kedatangan mereka untuk menyampaikan dua surat berisi kritik terhadap Jokowi sekaligus desakan agar Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mundur dari jabatannya.
Pantauan di lokasi, rombongan tiba di Gang Kutai Utara pukul 11.00 WIB. Karena gang tersebut merupakan akses utama menuju rumah Jokowi, massa membacakan isi tuntutan mereka di ujung gang, di hadapan awak media.
Juru bicara aksi, Bangun Satoto mengatakan, ada dua surat yang hendak disampaikan kepada Jokowi. "Kami akan menyampaikan dua lembar surat," kata Bangun Satoto.
Surat pertama ditulis tangan dan berisi permintaan agar Jokowi tidak menggunakan istilah operasi politik maupun penumpang gelap untuk menyebut pihak yang mempertanyakan ijazahnya dan ijazah Gibran.
Baca Juga:Oknum Guru ASN di Situbondo Ditahan usai Ditetapkan Tersangka Pencabulan SiswiAdapun surat kedua berisi kritik terhadap dugaan upaya Jokowi mempertahankan pengaruh politik melalui keberlanjutan rezimnya. Massa menilai hal tersebut tidak etis dan tidak mendidik.
Selain menyampaikan kritik, mereka mendesak Jokowi meminta Gibran mundur dari jabatan Wapres. Desakan itu disampaikan dengan alasan untuk menghindari pemakzulan yang dinilai dapat mempermalukan Gibran.
"Kami meminta agar Bapak (Jokowi) bersedia memaksa saudara Gibran Rakabuming Raka turun dari kursi Wakil Presiden. Agar tidak terjadi pemakzulan yang tentunya akan sangat memalukan dan merendahkan harga diri," ucapnya.
Setelah membacakan surat, perwakilan massa ditemui anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang sehari-hari bertugas mengawal Jokowi. Surat tersebut diterima dan akan diteruskan kepada Jokowi.
Penyerahan surat berlangsung tanpa pertemuan langsung antara massa dan Jokowi. Setelah menyampaikan tuntutan, rombongan membubarkan diri.
Hingga aksi berakhir, belum ada tanggapan dari Jokowi maupun Gibran terkait surat dan desakan yang disampaikan kelompok tersebut.
#jateng





Komentar (0)