RPTRA Kebon Sirih, Oase Hijau di Tengah Padatnya Jakarta

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah rapatnya bangunan dan padatnya lalu lintas Jakarta, terselip sebidang ruang tempat kehidupan tumbuh dalam beragam rupa. Sayuran merambat di kebun, ikan berenang di kolam, sementara burung sesekali singgah di antara pepohonan.

Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kebon Sirih di Menteng, Jakarta Pusat, tak sekadar menjadi tempat warga melepas penat. Di balik kerimbunannya, para pengelola terus mencari cara agar ruang terbuka ini tetap hidup dan menarik untuk dikunjungi.

Advertisement

BACA JUGA: Pramono Ingin Jakarta Punya Lebih Banyak Ruang Bermain Ramah Anak

“Kalau kita kan maunya ada inovasi baru biar menarik minat masyarakat khususnya, itulah satu-satunya cara untuk tetap menghidupkan RPTRA agar tidak digerus zaman,” kata Koordinator RPTRA Kebon Sirih, Farida, kepada Liputan6.com, Kamis (29/10/2026).

Upaya menghidupkan ruang itu berjalan seiring dengan perubahan wajah kawasan. Waisul, salah seorang pengelola, masih mengingat kondisi tempat tersebut sebelum ditata menjadi ruang terbuka bagi warga.

“Dulu ini kan sini tempat pedagang-pedagang banyak, tempatnya parkiran dan sebagainya. Bisa dibilang area yang memang enggak tertata. Sekarang mah enak, pedagang juga sudah direlokasi,” tuturnya.

Kini, salah satu sudut RPTRA ditumbuhi aneka sayuran dan tanaman obat keluarga. Labu dan melon turut tumbuh di antaranya. Tanaman-tanaman tersebut dirawat sebagai bagian dari program ketahanan pangan sembari menunggu waktu panen.

Di sudut lain, kolam-kolam berisi ikan lele dan nila menjadi bagian dari upaya serupa. Hasil panennya tak hanya dijual, tetapi juga dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, termasuk mereka yang mengalami stunting.

“Ya, sebelumnya lele sekitar 17 kilo sudah dipanen. Selama ini sih, sebagian dijual, sebagian lainnya untuk gizi anak-anak yang stunting, kerja sama dengan pihak lain,” ujar Farida.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kepala BGN Pastikan Tutup Yayasan Calo dengan Pendapatan Rp1 Miliar
• 14 jam lalu
0
thumb
Kinerja Melesat, Saham Antam Diganjar Target Tinggi
• 6 jam lalu
0
thumb
Jokowi Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo Pekan Depan
• 17 jam lalu
0
thumb
Periklindo Electric Vehicle Show Resmi Dibuka, Soroti Efisiensi Mobilitas dan Tranformasi Energi
• 5 jam lalu
0
thumb
Panas Bumi Berpeluang Jadi Andalan Baru Transisi Energi ASEAN
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.