Dua Tahun Presiden Prabowo Subianto: Alutsista TNI Kian Perkasa dari Kapal Induk hingga Jet Tempur Rafale

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com, Jakarta – Peringatan Dua Tahun Gerak Nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ditandai dengan pencapaian signifikan di sektor pertahanan nasional.

Sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) canggih—mulai dari kapal perang, jet tempur, pesawat angkut raksasa, helikopter taktis, hingga kendaraan tempur amfibi—resmi didatangkan secara masif untuk memperkuat tiga matra TNI sekaligus mendukung misi kemanusiaan.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembentukan militer yang modern dan adaptif sangat vital bagi Indonesia yang memiliki wilayah kepulauan seluas benua Eropa.

“TNI adalah alat negara yang sangat besar peranannya dalam menghadapi bencana, menghadapi kesulitan, menghadapi masalah-masalah kepentingan masyarakat. Jadi saya kira ini akan menambah kemampuan kita. Wilayah kita sangat besar, sebesar Eropa, kemudian sekian belas ribu pulau,” ujar Presiden Prabowo.

Ilustrasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi.
Sumber :
  • Antara

Hadirnya Kapal Induk dan Fregat Italia

Di matra laut, kekuatan TNI AL melonjak drastis melalui penyerahan dua fregat produksi Fincantieri Italia, yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321, yang kini resmi memperkuat Koarmada II Surabaya.

Pangkalan laut juga diperkuat oleh Kapal Cepat Rudal (KCR) KRI Belati buatan industri pertahanan dalam negeri.

Puncaknya, pada 24 September 2026, Indonesia secara resmi menerima hibah kapal induk eks Angkatan Laut Italia, KRI Sriwijaya-100.

Kapal sepanjang 180,2 meter berkecepatan 30 knot ini dilengkapi dek penerbangan luas yang mampu menampung puluhan helikopter serta pesawat nirawak (drone).

Pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dan T-501 Golden Eagle TNI AU membentuk formasi saat Fly Pass dalam rangkaian Upacara Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Jakarta, Senin (17/8).
Sumber :
  • Antara

Jet Rafale, A400M Atlas, dan Falcon 8X

Kekuatan TNI Angkatan Udara turut menggelegar setelah enam unit jet tempur Rafale buatan Dassault Aviation Prancis mendarat dan ditempatkan di Skadron Udara 12, Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

Rafale berkemampuan Mach 1,8 ini sanggup mengangkut muatan senjata hingga 9.500 kg.

Penjagaan ruang udara nasional makin lengkap berkat kedatangan:

- 2 Unit Airbus A400M Atlas: Pesawat angkut berat berkapasitas 116 personel yang telah dikerahkan untuk misi kemanusiaan gempa di Sumatra dan Aceh.

- 4 Unit Jet Dassault Falcon 8X: Menunjang mobilitas udara jarak jauh hingga 11.945 km.

- 8 Unit H225M Caracal & 2 Unit H225T VVIP: Helikopter angkut taktis militer dan kepresidenan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prabowo Beri Bonus Rp158,3 M ke Atlet Peraih Medali Asian Games
• 50 menit lalu
0
thumb
KKP Targetkan Swasembada Garam 2027, Menteri Trenggono Tekankan Kualitas Industri dan Pengembangan Sentra Produksi di NTT
• 5 jam lalu
0
thumb
Denny Indrayana Ajukan Pencabutan Gugatan Gibran, Berujung Walk Out dari PTUN
• 1 jam lalu
0
thumb
IHSG Hari Ini Langsung Melemah Setelah Dibuka Menguat ke 5.305
• 13 jam lalu
0
thumb
RPTRA Kebon Sirih, Oase Hijau di Tengah Padatnya Jakarta
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.