Lubuk Basung (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyalurkan zakat, infak dan sedekah (ZIS) sebesar Rp679,95 juta untuk 138 mustahik atau orang berhak menerima yang tersebar di 16 kecamatan untuk periode Oktober 2026.
Ketua Baznas Agam Isman Imran di Lubuk Basung, Kamis, mengatakan penyaluran zakat, infak dan sedekah dilakukan di dua lokasi yakni, Kantor Belakang Balok Kota Bukittinggi Rp319,85 juta pada Rabu (28/10/2026) dan Masjid Agung Nurul Fallah Lubuk Basung Rp360 juta pada Kamis.
"Penyaluran pada Rabu (28/10) untuk 116 mustahik tersebar di 16 kecamatan dan penyaluran pada Kamis (29/10) untuk 122 mustahik tersebar di enam kecamatan," katanya.
Isman mengatakan zakat, infak dan sedekah Rp679,95 juta tersebut untuk lima program yakni, program Agam Peduli Rp360 juta untuk 54 mustahik, Agam Sehat Rp78,81 juta untuk 77 mustahik.
Setelah itu Agam Cerdas Rp31 juta untuk 20 mustahik, Agam Makmur Rp174,7 juta untuk 65 mustahik dan Agam Takwa Rp35 juta untuk 22 mustahik.
"Bantuan untuk modal usaha, pendidikan, biaya berobat, kursi roda dan lainnya," ujarnya.
Isman menambahkan Baznas Agam mendistribusikan zakat, infak dan sedekah setiap bulan dengan besaran Rp800 juta sampai Rp1 miliar.
Pendistribusian tersebut tidak secara massal dan bahkan mendistribusikan yang bersifat perorangan.
"Zakat, infak dan sedekah kita salurkan setelah mengajukan permohonan, temuan di lapangan dan informasi dari warga. Setelah itu, tim melakukan peninjauan lokasi dan rapat dengan melibatkan instansi terkait," katanya.
Sementara Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekretariat Daerah Agam Taslim menambahkan Pemkab Agam sangat mendukung dan memberikan apresiasi kepada Baznas yang telah mendistribusikan zakat, infak dan sedekah.
"Penyaluran zakat, infak dan sedekah jangan dipandang jumlah dan besarnya, tetapi syukuri bahwa ada orang yang peduli pada kita. Gunakan dana ini semaksimal mungkin dan tepat mungkin sesuai kebutuhan agar menjadi berkah," katanya.
Taslim berharap penerima zakat ekonominya meningkat, sehingga menjadi muzaki atau berzakat bagi Agam nantinya yang akan disalurkan ke mustahik.
Baca juga: Zakat menjemput yang paling rentan
Baca juga: Baznas RI gandeng Bappenas optimalkan DTSEN untuk pemerataan ZIS
Ketua Baznas Agam Isman Imran di Lubuk Basung, Kamis, mengatakan penyaluran zakat, infak dan sedekah dilakukan di dua lokasi yakni, Kantor Belakang Balok Kota Bukittinggi Rp319,85 juta pada Rabu (28/10/2026) dan Masjid Agung Nurul Fallah Lubuk Basung Rp360 juta pada Kamis.
"Penyaluran pada Rabu (28/10) untuk 116 mustahik tersebar di 16 kecamatan dan penyaluran pada Kamis (29/10) untuk 122 mustahik tersebar di enam kecamatan," katanya.
Isman mengatakan zakat, infak dan sedekah Rp679,95 juta tersebut untuk lima program yakni, program Agam Peduli Rp360 juta untuk 54 mustahik, Agam Sehat Rp78,81 juta untuk 77 mustahik.
Setelah itu Agam Cerdas Rp31 juta untuk 20 mustahik, Agam Makmur Rp174,7 juta untuk 65 mustahik dan Agam Takwa Rp35 juta untuk 22 mustahik.
"Bantuan untuk modal usaha, pendidikan, biaya berobat, kursi roda dan lainnya," ujarnya.
Isman menambahkan Baznas Agam mendistribusikan zakat, infak dan sedekah setiap bulan dengan besaran Rp800 juta sampai Rp1 miliar.
Pendistribusian tersebut tidak secara massal dan bahkan mendistribusikan yang bersifat perorangan.
"Zakat, infak dan sedekah kita salurkan setelah mengajukan permohonan, temuan di lapangan dan informasi dari warga. Setelah itu, tim melakukan peninjauan lokasi dan rapat dengan melibatkan instansi terkait," katanya.
Sementara Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekretariat Daerah Agam Taslim menambahkan Pemkab Agam sangat mendukung dan memberikan apresiasi kepada Baznas yang telah mendistribusikan zakat, infak dan sedekah.
"Penyaluran zakat, infak dan sedekah jangan dipandang jumlah dan besarnya, tetapi syukuri bahwa ada orang yang peduli pada kita. Gunakan dana ini semaksimal mungkin dan tepat mungkin sesuai kebutuhan agar menjadi berkah," katanya.
Taslim berharap penerima zakat ekonominya meningkat, sehingga menjadi muzaki atau berzakat bagi Agam nantinya yang akan disalurkan ke mustahik.
Baca juga: Zakat menjemput yang paling rentan
Baca juga: Baznas RI gandeng Bappenas optimalkan DTSEN untuk pemerataan ZIS






Komentar (0)