JAKARTA, KOMPAS.TV - Pekerja yang ingin mengetahui informasi Bantuan Subsidi Upah (BSU) periode Oktober-Desember 2026 perlu memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah pengecekan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk memastikan status penerima BSU.
Pengecekan informasi BSU perlu dilakukan dengan hati-hati, terutama jika pekerja menerima pesan yang menyatakan bantuan sudah cair atau meminta penerima mengakses tautan tertentu.
Pesan semacam itu belum tentu berasal dari pemerintah dan bisa menjadi modus penipuan yang mengatasnamakan program bantuan sosial.
Baca Juga: Cara Cetak SIM C dan A Sendiri via Kios SIM, Permudah Warga yang Perpanjang Surat Izin Mengemudi
Penipuan berkedok BSU dapat menyasar pekerja melalui pesan berantai WhatsApp maupun pesan langsung atau direct message (DM) di media sosial. Pelaku dapat meminta data pribadi, termasuk NIK, dengan dalih verifikasi penerima bantuan atau pencairan dana.
Karena itu, pekerja sebaiknya tidak langsung percaya pada pesan yang diterima. Logo Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang digunakan dalam pesan atau situs juga tidak otomatis membuktikan informasi tersebut asli.
Cara Cek NIK Penerima dan Informasi BSUPekerja dapat memantau informasi mengenai BSU melalui kanal resmi Kemnaker atau mengunjungi situs bsu.kemnaker.go.id. Pastikan alamat situs ditulis dengan benar sebelum memasukkan informasi apa pun.
Apabila laman tersebut belum bisa diakses atau belum menampilkan informasi terbaru mengenai BSU periode Oktober-Desember 2026, pekerja sebaiknya menunggu pengumuman resmi.
Jangan menggunakan tautan alternatif yang dibagikan melalui pesan pribadi atau grup WhatsApp apabila sumbernya belum terverifikasi.
Pengecekan status penerima BSU juga perlu mengikuti mekanisme yang diumumkan secara resmi. Jangan menganggap pesan yang menyebut NIK tertentu sebagai penerima bantuan sudah cukup untuk membuktikan seseorang berhak mendapatkan BSU.
Baca Juga: Cek NIK di cekbansos.go.id Dapat Desil 6-10, Apakah Dapat Bansos?
Waspadai Link Palsu Berkedok BSUAda beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika menerima informasi mengenai pencairan BSU. Pertama, periksa sumber pesan dan pastikan informasi tersebut sesuai dengan pengumuman resmi pemerintah.
Kedua, jangan memberikan kode OTP, PIN, kata sandi, atau informasi keamanan akun kepada pihak lain. Informasi tersebut dapat disalahgunakan untuk mengambil alih akun atau mengakses layanan pribadi.
Ketiga, hindari mengisi formulir yang meminta data pribadi melalui tautan atau link yang tidak jelas asal-usulnya. Jangan pula mengunduh aplikasi atau berkas dari sumber yang tidak dapat dipastikan keamanannya.
Pekerja juga perlu mengingat pencairan BSU tidak dipungut biaya apa pun. Jika ada pihak yang meminta uang administrasi, biaya pencairan, atau pembayaran lain dengan alasan mempercepat penyaluran BSU, informasi tersebut patut dicurigai.
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Dian Nita Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- bsu kemnaker
- pengecekan nik penerima bsu
- bsu 2026
- BSU
- cek NIK
- cek BSU






Komentar (0)