Banyak Pembalap Cedera, Alex Marquez Desak MotoGP Evaluasi Format Balapan

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, melontarkan kritik terhadap format balapan MotoGP yang dinilainya semakin membebani para rider. Menurutnya, ambisi menghadirkan tontonan yang lebih menarik tidak boleh mengorbankan keselamatan, terutama bagi pembalap muda yang masih memiliki perjalanan panjang di dunia balap.

Peringatan tersebut disampaikan Alex menjelang akhir pekan Grand Prix Australia. Situasi di grid menjadi perhatian setelah sejumlah pembalap dinyatakan tidak layak tampil akibat cedera. Dari total 22 pembalap reguler, enam di antaranya tidak bisa mengikuti balapan pada akhir pekan tersebut, termasuk empat pembalap yang mengalami cedera.

Baca Juga :
Belum Juga Digunakan, Sirkuit Ini Sudah Dapat Pujian dari Legenda MotoGP
Kecelakaan Kala Tampil di Grand Prix Indonesia, Fermin Aldeguer Absen dalam GP Malaysia

Alex menilai peningkatan intensitas kompetisi perlu diimbangi dengan evaluasi terhadap format balapan. Ia menyoroti banyaknya sesi yang menuntut pembalap tampil maksimal, termasuk sprint race yang kini menjadi bagian rutin dalam kalender MotoGP.

Menurut pembalap asal Spanyol tersebut, tuntutan untuk terus memacu motor hingga batas kemampuan meningkatkan paparan risiko di lintasan. Kondisi ini, jika berlangsung dalam jangka panjang, berpotensi membawa konsekuensi serius bagi para pembalap.

"Apa yang diminta kepada para pembalap di lintasan sudah agak berlebihan. Ada banyak risiko," ujar Alex dikutip GPOne.

Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez
Photo :
  • MB Media

Kekhawatiran Alex bukan semata-mata berkaitan dengan kondisi fisik para pembalap saat ini. Ia justru menaruh perhatian besar terhadap masa depan rider muda seperti Fermin Aldeguer dan Pedro Acosta, yang masih berada pada tahap awal karier mereka di kelas utama.

Alex sendiri telah merasakan dampak cedera yang mengganggu kiprahnya. Patah tulang selangka dan cedera tulang belakang yang dialaminya di Barcelona turut memengaruhi performanya di lintasan.

Meski demikian, ia menilai persoalan tersebut tidak seharusnya dilihat hanya dari sudut pandang pembalap yang sedang menjalani karier. Kejuaraan juga perlu mempertimbangkan bagaimana tuntutan kompetisi saat ini akan memengaruhi kondisi fisik para rider dalam beberapa tahun ke depan.

Alex bahkan menegaskan bahwa dirinya tidak terlalu mengkhawatirkan dampak jangka panjang terhadap karier pribadi. Ia lebih memikirkan pembalap yang masih berusia sekitar 20 tahun dan berpotensi berkompetisi di MotoGP selama bertahun-tahun.

Baca Juga :
Perpisahan Tragis di Phillip Island, Marc Marquez Kecewa MotoGP Australia Batal
Marc Marquez Disebut Jauh Lebih Cepat dari Valentino Rossi, Jorge Martinez Bongkar Perbedaannya
Momen Pembalap Aprilia Racing Jorge Martin Potong Rambut di Barbershop Kuta Lombok

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polisi Gerebek Kampung Berlan Jaktim, 7 Orang Positif Narkoba
• 19 jam lalu
0
thumb
Benarkah Perempuan Lebih Emosional daripada Laki-Laki? Ini Temuan Penelitiannya
• 23 jam lalu
0
thumb
[FULL] Erick Thohir hingga Reza Rahardian Bicara Masa Depan Anak Muda Indonesia GAGAS RI
• 19 jam lalu
0
thumb
KUPU Sutera, Mengolah Serat Sutera Menjadi Peluang Bisnis Fesyen Berkelanjutan
• 15 jam lalu
0
thumb
Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Buka Akses Pendidikan Gratis 44 Ribu Anak
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.