Mobil Mercedes-Benz GLC 300 berwarna putih dengan nomor polisi BK 23 YH menabrak pedagang, pembeli mi balap dan tukang becak di Jalan Rumah Sakit Haji, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (28/10) sekitar pukul 19.30 WIB.
Akibat kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.
Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP SL Widodo, mengatakan mobil yang dikemudikan Rudy Candra (44) itu melaju dari arah pos keamanan Komplek Mutiara Residence menuju Rumah Sakit Umum Haji Medan.
Setibanya di lokasi, mobil tersebut menabrak tiga pembeli dan dua pedagang mi balap yang berada di pinggir jalan.
"Benar telah terjadinya kecelakaan lalu lintas mobil Mercedes GLC 300 warna putih melintas di Jalan Rumah Sakit Haji. Dari arah pos Security Komplek Mutiara Residence menuju ke arah Rumah Sakit Umum Haji Medan. Mobil tersebut menabrak tiga orang pembeli mi balap dan dua orang penjual mi balap," kata Widodo dalam keterangannya, Kamis (29/10).
Setelah menabrak para korban, mobil tersebut juga menghantam sepeda motor Honda Vario dan becak motor yang terparkir di pinggir jalan. Mobil beserta tiga pembeli, sepeda motor, dan becak motor kemudian terseret hingga masuk ke dalam parit di depan Rumah Sakit Umum Haji Medan.
"Mobil tersebut beserta ketiga pembeli mi balap, sepeda motor dan becak masuk ke dalam parit yang ada di depan Rumah Sakit Umum Haji Medan," ujar Widodo.
Adapun identitas para korban adalah sebagai berikut:
Mawardi (47), pembeli mi balap, meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Beltsazar Pande Situmorang (18), pembeli mi balap, mengalami luka lecet pada tangan kanan, kepala, leher, dan kaki. Ia juga diduga mengalami patah tulang pada kaki kanan.
Ignatius Fernando Siahaan (18), pembeli mi balap, mengalami luka robek di kepala serta luka lecet pada pelipis mata kiri, wajah, tangan, dan kaki.
Sulaiman Lingga (55), pedagang mi balap, mengalami luka pada bagian leher.
Hadijah Hanim Pane (53), pedagang mi balap, mengalami luka pada bagian kaki dan tangan.
Widodo mengatakan pengemudi mobil telah diamankan polisi dan masih menjalani pemeriksaan. Polisi juga mendalami kemungkinan pengemudi berada dalam pengaruh alkohol saat kecelakaan terjadi.
"Masih didalami (apakah mabuk). Masih (diamankan) dan didalami serta pemeriksaan saksi-saksi," pungkas Widodo.






Komentar (0)