Indonesia Dorong Transformasi Industri Modern dan Berkelanjutan

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Batang: Transformasi kawasan industri berbasis teknologi dan prinsip keberlanjutan terus didorong untuk memperkuat daya saing industri nasional. Salah satu upaya tersebut tercermin dari pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jawa Tengah, yang memperoleh penghargaan dalam ajang Detik Jateng-Jogja Awards 2026.

KEK Industropolis Batang menerima Anugerah Program Inovasi Pembangunan untuk kategori Tata Kelola Unggul Kawasan Industri Pintar dan Berkelanjutan. Penghargaan itu diberikan di tengah pengembangan infrastruktur kawasan, termasuk Nusantara Ballroom yang dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan acara. Fasilitas tersebut menjadi salah satu sarana untuk mendukung kegiatan dan agenda strategis di kawasan industri.

Pengembangan kawasan industri modern membutuhkan integrasi teknologi dalam pengelolaan infrastruktur dan layanan pendukung. Pendekatan tersebut diterapkan untuk mendukung efisiensi operasional serta kebutuhan investor dan pelaku industri yang beraktivitas di kawasan.

Direktur Utama KEK Industropolis Batang Marfan Trihartiko mengatakan, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi pengelola untuk terus mengembangkan kawasan industri yang inovatif dan berkelanjutan.

"Pencapaian ini membangun semangat kami untuk terus berinovasi, mengukuhkan KEK Industropolis Batang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi hijau yang inklusif dan berdaya saing global," ujar Marfan, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis, 29 Oktober 2026.
 

Baca Juga :

Keseimbangan Ekologi Jadi Hal Penting di Tengah Pesatnya Industrialisasi


(KEK Industropolis Batang menerima Anugerah Program Inovasi Pembangunan. Foto: dok Istimewa)
  Infrastruktur terintegrasi dukung operasional industri
Penguatan infrastruktur menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan KEK Industropolis Batang. Infrastruktur pendukung kawasan meliputi jaringan kelistrikan, distribusi gas bumi, serta pengelolaan air untuk menunjang kebutuhan operasional industri. Integrasi layanan utilitas tersebut diarahkan untuk mendukung kelancaran kegiatan usaha sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya.

Pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan utilitas juga menjadi bagian dari upaya mengembangkan kawasan industri yang memperhatikan aspek lingkungan. Dengan demikian, kebutuhan operasional industri dapat berjalan beriringan dengan pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.

Pengembangan kawasan industri modern tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada tata kelola, efisiensi operasional, dan pengelolaan lingkungan.

Pengembangan kawasan industri berbasis teknologi dan prinsip keberlanjutan diharapkan dapat mendukung peningkatan daya saing industri nasional sekaligus memperkuat kontribusi sektor industri terhadap perekonomian Indonesia.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Melalui Mediator, Iran Bahas Rencana Tujuh Hari dengan AS untuk Buka Selat Hormuz
• 3 jam lalu
0
thumb
Ditjen Imigrasi Luncurkan Beranda Imigrasi di 254 Titik, Satukan 7 Jenis Layanan
• 19 jam lalu
0
thumb
Amran Bongkar Kronologi Penyelewengan Beras SPHP, 8 Pejabat Bulog dan Bapanas Dicopot!
• 3 jam lalu
0
thumb
Di Komisi III, Peradi Ingatkan Negara Tak Boleh Asal Rampas Aset karena Kekayaan Tak Wajar
• 23 jam lalu
0
thumb
Jaga Pasokan Gas Domestik, MedcoEnergi dan Mitra KKKS Teken 3 Kesepakatan
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.