Jembatan Padduppa–Timoro Jadi Aspirasi Prioritas Warga di Reses Ketua DPRD Wajo

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, WAJO — Pembangunan jembatan penghubung Padduppa–Timoro menjadi aspirasi utama masyarakat dalam kegiatan reses Ketua DPRD Kabupaten Wajo, Firmansyah Perkesi, di Timoro, Kelurahan Wiringpalennae, Rabu (28/10/2026).

Warga berharap jembatan gantung yang selama ini digunakan sebagai akses penghubung dapat diganti dengan jembatan beton yang lebih kokoh dan memungkinkan kendaraan roda empat melintas.

Keberadaan jembatan tersebut dinilai penting untuk menunjang mobilitas masyarakat, memperlancar akses transportasi, serta mendukung aktivitas ekonomi warga sehari-hari.

Aspirasi itu mengemuka dalam reses masa sidang I Tahun 2026–2027 yang dihadiri masyarakat setempat. Dalam pertemuan tersebut, warga memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan dan perbaikan infrastruktur di wilayah mereka.

Selain pembangunan jembatan Padduppa–Timoro, masyarakat mengusulkan pembangunan atau perbaikan jembatan di wilayah Tonronge. Warga juga meminta perhatian terhadap kondisi jalan, lampu penerangan jalan yang mati, peningkatan jalan tani, hingga pembenahan drainase.

Sejumlah kebutuhan lain turut disampaikan, di antaranya perbaikan saluran irigasi, pembangunan jalan setapak, serta bantuan pertukangan.

Beragam usulan tersebut mencerminkan kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur yang memadai untuk menunjang aktivitas sosial dan ekonomi. Perbaikan akses jalan dan jembatan, misalnya, diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga sekaligus memperlancar distribusi hasil usaha masyarakat.

Menanggapi aspirasi tersebut, Firmansyah Perkesi mengatakan seluruh masukan warga telah dicatat dan akan menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui DPRD Kabupaten Wajo.

Anggota DPRD Wajo dua periode itu menjelaskan, reses merupakan salah satu agenda penting bagi anggota legislatif untuk turun langsung menemui masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, wakil rakyat dapat mendengarkan persoalan yang dihadapi warga sekaligus menyerap kebutuhan pembangunan yang memerlukan perhatian pemerintah daerah.

Menurut Firmansyah, aspirasi yang disampaikan masyarakat akan diperjuangkan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.

Dia berharap berbagai kebutuhan yang telah disampaikan warga dapat menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Wajo, terutama menyangkut infrastruktur dasar yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Bagi warga Padduppa–Timoro, pembangunan jembatan beton menjadi harapan penting untuk meningkatkan aksesibilitas kawasan. Selain memberikan kemudahan bagi mobilitas masyarakat, infrastruktur tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran kegiatan ekonomi serta memperkuat konektivitas antarwilayah.

Melalui reses tersebut, masyarakat berharap aspirasi yang telah disampaikan tidak berhenti pada tahap pencatatan, tetapi dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
IHSG Hari Ini Langsung Melemah Setelah Dibuka Menguat ke 5.305
• 3 jam lalu
0
thumb
ESDM: Bursa Mineral perkuat RI dalam perdagangan mineral strategis
• 21 jam lalu
0
thumb
Cara Memulai Olahraga Biar Lebih Rutin dan Konsisten
• 21 jam lalu
0
thumb
Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, Bahlil Akui Produksi Sumur RI Belum Optimal
• 18 jam lalu
0
thumb
Bali Tech Week 2026 Buka Peluang Investasi Global dan Perkuat Ekosistem Digital Indonesia
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.