Kisah Usamah bin Zaid, Pemuda 18 Tahun yang Ditunjuk Rasulullah Jadi Panglima Perang

republika.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA -- Usia muda bukan penghalang untuk memikul tanggung jawab besar dan menjadi pemimpin. Rasulullah SAW mempercayakan pasukan perang kepada seorang pemuda yang baru berusia 18 tahun, meski dalam pasukan tersebut terdapat sejumlah sahabat senior.

Kisahnya menjadi teladan tentang kepercayaan terhadap kapasitas pemuda dan pentingnya memberi mereka ruang untuk berperan dalam sejarah Islam. Hepi Andi Bastoni dalam buku 101 Sahabat Nabi mengisahkan, Farwah bin Umar Al-Judzami, kepala daerah Ma'an dan sekitarnya yang diangkat oleh Kaisar Romawi, segera memeluk agama Islam.

Baca Juga
  • Buya Anwar Abbas Ungkap Konsekuensi Konser Andrea Bocelli di Indonesia
  • Konser Andrea Bocelli Tetap Lanjut, AWG: Pengajian Akbar Siap Digelar di Kawasan Candi Borobudur
  • Timnas Indonesia U-15 Tekuk Panama 5-3, Lolos ke Perempat Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA

Mengetahui hal itu, para penguasa Romawi sangat marah. Sebab, Farwah bukan rakyat biasa, melainkan kepala daerah yang menjadi panutan banyak orang.

Romawi segera menangkap Farwah dan menjebloskannya ke penjara. Selanjutnya, Farwah dibunuh dan kepalanya dipancung, lalu diletakkan di sebuah mata air bernama Arfa' di Palestina. Mayatnya disalib untuk menakut-nakuti penduduk agar tidak mengikuti jejaknya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Mengetahui kejadian tersebut, Nabi Muhammad SAW segera menyiapkan pasukan. Usamah bin Zaid bin Haritsah diangkat sebagai panglima perang. Kala itu, Usamah bin Zaid baru berusia 18 tahun. Rasulullah SAW memerintahkannya untuk mendirikan markas perkemahan di daerah Juraf, di luar Kota Madinah.

Beberapa sahabat sempat mempertanyakan keputusan tersebut. Apalagi, dalam pasukan itu turut serta para sahabat senior, seperti Umar bin Khattab, Abu Ubaidah bin Jarrah, Sa'ad bin Abi Waqqash, Abul Awar Sa'id bin Zaid bin Amru bin Nufail, dan lainnya.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Fitur Keselamatan Digital Bantu Penumpang Ojol Cegah Risiko Perjalanan
• 7 jam lalu
0
thumb
Kemenkes siapkan pembangunan rumah sakit Provinsi Papua Tengah
• 1 jam lalu
0
thumb
Kenapa Flavio Bolsonaro Kabur ke AS Usai Kalah Pilpres Brasil?
• 19 jam lalu
0
thumb
Pertama Kali Syuting Adegan Kesurupan di Film Hajatan Setan, Ari Irham: Lumayan Cukup Sulit
• 4 jam lalu
0
thumb
Polda Metro Jaya Minta Maaf soal Pengadangan Jurnalis saat Liputan Demo 28 Oktober
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.