Kemenkes siapkan pembangunan rumah sakit Provinsi Papua Tengah

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Nabire (ANTARA) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyiapkan dukungan pembangunan rumah sakit Provinsi Papua Tengah serta rehabilitasi 54 puskesmas untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat.

Wakil Gubernur (Wagub) Papua Tengah Deinas Geley saat dihubungi dari Nabire, Kamis, mengatakan dukungan tersebut dibahas dalam pertemuan bersama Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus di Jakarta pada Rabu (28/10).

“Kami telah mengajukan sejumlah prioritas pembangunan sektor kesehatan kepada pemerintah pusat. Kementerian Kesehatan merespons usulan tersebut, termasuk rencana pembangunan rumah sakit besar di tingkat provinsi dan kabupaten,” katanya.

Ia mengatakan rumah sakit provinsi tersebut yang ditempatkan di Nabire tersebut untuk memperkuat layanan kesehatan di Papua Tengah.

Selain rumah sakit tingkat provinsi, pembangunan rumah sakit baru di Kabupaten Deiyai, Dogiyai, Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya.

Baca juga: Kemenkes canangkan renovasi 131 RS Tipe C pada 2027

Pemprov Papua Tengah juga mengusulkan pemenuhan dokter spesialis yang belum tersedia di sejumlah kabupaten, pengadaan peralatan medis, serta kelengkapan fasilitas penunjang rumah sakit.

Pada tingkat pelayanan dasar, Kementerian Kesehatan disebut siap membantu rehabilitasi 54 dari total 117 puskesmas di Papua Tengah.

Dukungan tersebut diharapkan memperbaiki kondisi fasilitas kesehatan yang rusak, sekaligus meningkatkan kemampuan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menambahkan Kemenkes juga akan membantu menyediakan peralatan pemeriksaan medis yang dapat digunakan tanpa bergantung pada listrik. Peralatan tersebut dinilai penting untuk mendukung pelayanan di wilayah yang memiliki keterbatasan infrastruktur, termasuk pemeriksaan darah dan pemeriksaan kesehatan lainnya di puskesmas, puskesmas pembantu (pustu), posyandu, distrik, hingga kampung.

Baca juga: Dinkes Papua Tengah tingkatkan kompetensi nakes di Dogiyai

Selain fasilitas dan peralatan medis, usulan bantuan juga mencakup obat-obatan, perabot penunjang pelayanan, serta dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) bagi petugas kesehatan.

Ia menambahkan salah satu dukungan Kemenkes adalah rencana pengadaan helikopter untuk pelayanan ambulans udara di Papua Tengah.

Menurut dia, pemerintah pusat menyiapkan dukungan tersebut untuk membantu evakuasi pasien dari wilayah yang sulit dijangkau melalui transportasi darat.

Helikopter itu direncanakan melayani kebutuhan rujukan pasien, antara lain ibu yang membutuhkan pertolongan persalinan, korban kecelakaan, serta pasien dengan kondisi darurat seperti patah tulang. “Ketika ada pasien di suatu wilayah, helikopter bisa menjemput dan membawa pasien ke rumah sakit,” ujarnya.

Menurutnya, dalam pertemuan tersebut Wamenkes meminta pemerintah provinsi dan delapan pemerintah kabupaten menyiapkan lahan untuk mendukung pelaksanaan program pembangunan fasilitas kesehatan.

Baca juga: Papua Tengah kekurangan 447 tenaga kesehatan di puskesmas


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Banjir di Aceh, Puluhan Truk Logistik Tertahan-Kabar Daerah
• 5 jam lalu
0
thumb
Ojol hingga Kendaraan Dinas Wajib Pakai Kendaraan Listrik 2027
• 13 jam lalu
0
thumb
Peringatan Sumpah Pemuda Harus Menjadi Momentum Membangun Kesadaran Generasi Muda
• 14 jam lalu
0
thumb
BPAD DKI Jakarta Buka Lowongan Tenaga Ahli 2026, Cek Kualifikasinya
• 9 jam lalu
0
thumb
JEC Eye Hospitals Gelar Pemeriksaan Mata Gratis & Edukasi dalam Semangat World Sight Day
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.