Satgas Operasi Damai Cartenz Selidiki Keterlibatan KKB dalam Kasus Penikaman Warga Sipil Yahukimo

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Petugas memberikan penanganan medis kepada seorang warga sipil berinisial H, korban penikaman di Yahukimo, Selasa (27/10/2026). (Sumber: Satgas Damai Cartenz 2026)

YAHUKIMO, KOMPAS.TV – Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo mendalami dugaan keterlibatan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka dalam kasus penikaman warga sipil di Yahukimo.

Mengutip keterangan tertulis Satgas Operasi Damai Cartenz, Rabu (28/10/2026) petang, Wakasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menyebut, penyidik mendalami dugaan keterkaitan peristiwa tersebut dengan aktivitas KKB Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka.

Meski demikian, ia menyebut dugaan tersebut masih memerlukan pendalaman dan pembuktian melalui pengumpulan serta pemeriksaan fakta dan alat bukti.

Baca Juga: Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Buronan Kasus Penembakan Karyawan Freeport

“Kami masih mendalami dugaan keterlibatan kelompok tertentu dalam peristiwa ini. Setiap dugaan harus dibuktikan berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh dalam proses penyidikan,” kata dia.

“Karena itu, kami meminta masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan dan tetap menunggu hasil penyelidikan kepolisian,” ujarnya.

Dugaan penikaman terhadap warga sipil berinisial H (35) itu terjad di Jalan Sosial Kali Bonto, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 18.00 WIT.

Peristiwa tersebut bermula ketika korban mendatangi sebuah kios untuk melakukan transfer uang.

Namun, setelah menyelesaikan transaksi,  korban diduga diserang oleh orang tidak dikenal (OTK) dari arah belakang menggunakan benda tajam yang mengenai punggung sebelah kanan.

Korban pun berteriak meminta tolong dan berlari menuju rumah.

Perawatan Medis

Seorang saksi yang berada di sekitar rumah korban kemudian menemukan korban dalam kondisi terluka dan membawanya ke RSUD Dekai untuk mendapatkan penanganan medis.

AKBP Andria menyebut Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo telah melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk membantu mengungkap perkara tersebut.

Perkara tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/58/X/2026/SPKT/Polres Yahukimo/Polda Papua, tertanggal 27 Oktober 2026.

Berdasarkan keterangan awal, pelaku diduga berjumlah satu orang dan melarikan diri ke arah permukiman Jalur I, Distrik Dekai.

Baca Juga: Satgas Damai Cartenz Tindak Dua DPO di Yahukimo, Kasus Pembunuhan Terkuak

Ia mengimbau agar masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta turut membantu proses pengungkapan kasus dengan menyampaikan informasi yang relevan kepada kepolisian.

“Kami mengharapkan dukungan masyarakat dalam memberikan informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus ini.”

“Kami menjamin kerahasiaan setiap informasi yang disampaikan. Proses penegakan hukum akan dilaksanakan secara profesional dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat,” ucapnya.

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV

Tag
  • satgas operasi damai cartenz
  • penikaman
  • korban penikaman di yahukimo
  • kelompok kriminal bersenjata
  • kopitua heluka
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
3 Jenis Bopeng Bekas Jerawat dan Penyebabnya
• 6 jam lalu
0
thumb
Jangan Abaikan Kesehatan Mata, Skrining 55 Juta Orang Ungkap Temuan Ini
• 10 jam lalu
0
thumb
Kanwil DJP Ungkap Banyak Wajib Pajak Ajukan Pengurangan Sanksi Administrasi
• 19 jam lalu
0
thumb
Setahun Menunggu Kepastian, Korban Dugaan Penggelapan Mobil di Kota Probolinggo Minta Polisi Perjelas Perkara
• 17 jam lalu
0
thumb
Ini 5 Tuntutan Demo Hari Ini 28 Oktober di Jakarta, Dari HAM Hingga Karhutla
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.