JAKARTA, DISWAY.ID – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan penyesuaian layanan operasional menyusul adanya aksi unjuk rasa di sejumlah titik wilayah Jakarta pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Berdasarkan data per pukul 14.30 WIB, sebanyak empat rute Transjakarta berhenti beroperasi sementara.
Selain itu, dua rute mengalami perpendekan layanan dan dua rute lainnya dialihkan.
"Sehubungan dengan adanya aksi menyampaikan pendapat di beberapa titik area Jakarta Pusat, Transjakarta melakukan penyesuaian operasional demi keamanan dan kenyamanan perjalanan," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani dalam keterangannya.
BACA JUGA:Pramono Targetkan 2030 Jakarta Eliminasi TBC, Seluruh Faskes Diminta Perkuat Pemantauan
Atu memastikan, saat ini sebanyak 237 rute Transjakarta masih beroperasi normal, sedangkan delapan rute lainnya mengalami penyesuaian layanan.
Berikut 4 rute Transjakarta yang dihentikan sementara:
Rute 6B: Ragunan–Balai Kota via Semanggi.
Rute 6A: Ragunan–Balai Kota via Kuningan.
Rute 1P: Senen–Blok M.
Rute 1B: Stasiun Palmerah–Tosari.
Pelanggan yang biasa menggunakan keempat rute tersebut diimbau untuk menyesuaikan perjalanan selama penyesuaian operasional berlangsung.
Selain menghentikan sementara empat rute, Transjakarta juga melakukan perpendekan layanan pada dua rute, yaitu:
Rute 6D: Stasiun Tebet–Bundaran Senayan via Underpass. Rute ini tidak melayani Bus Stop Plaza Sentral hingga Jalan Karet Baru Timur.
Rute 4C: Pulogadung–Bundaran Senayan. Layanan tidak melayani Bus Stop Graha Mandiri hingga Bundaran Senayan.
- 1
- 2
- »






Komentar (0)