Medan (ANTARA) - Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Dr Halilul Khairi S.Sos, MSi meminta kesediaan Gubernur Sumatera Utama (Sumut) Bobby Nasution untuk berkunjung sekaligus menjadi pemateri dan berbagi pengalaman kepada para praja di kampus tersebut.
"Tidak sekadar berkunjung, tapi pak gubernur juga diharapkan menjadi pemateri dan berbagi pengalaman sebagai kepala daerah untuk memberikan motivasi kepada para praja," Halilu Khairi saat berkunjung ke Kantor Gubernur Sumut di Medan, Selasa.
Pada pertemuan itu, Rektor IPDN berharap Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dapat kembali melakukan kunjungan ke kampus IPDN.
Halilul juga mengatakan berdasarkan arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bahwa gubernur merupakan bagian dari Dewan Penyantun IPDN.
Pihaknya berharap dukungan pemerintah daerah karena dinilai penting dalam menunjang berbagai kegiatan pendidikan dan pengembangan praja IPDN.
"Di Sumatera, kami mendatangi beberapa saja.dan Sumatera Utara ini salah satu di antaranya. Kami berharap sebagai Dewan Penyantun, pak Gubernur bisa memberikan bantuan untuk kegiatan IPDN," katanya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution mendukung peran IPDN mencetak calon aparatur sipil negara (ASN) yang andal dan profesional.
"Terima kasih pak Rektor sudah datang dan menjadi penyemangat bagi kami di sini, khususnya alumni IPDN yang andal dan profesional," ujar Bobby saat menerima Rektor IPDN Halilul Khairi.
Gubernur mengatakan IPDN banyak melahirkan aparatur pemerintahan sejak lembaga pendidikan tersebut berdiri dan berkembang hingga saat ini.
Lulusan IPDN, kata dia, telah banyak memberikan kontribusi dan menduduki berbagai posisi strategis di pemerintahan, termasuk di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.
"Di antaranya sebagai pimpinan organisasi perangkat daerah, dan berbagai jabatan strategis lainnya," kata Bobby.
Selain itu, para alumni IPDN kini telah menempati berbagai posisi strategis di pemerintahan kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
"Sumut adalah daerah terbesar di luar pulau Jawa. Selain wilayahnya yang luas, jumlah penduduknya mencapai 15 juta jiwa. Banyak pejabat kita di provinsi itu lulusan pendidikan IPDN," ujarnya.
Pihaknya pun menyatakan kesiapan Pemprov Sumut untuk mendukung kegiatan IPDN sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku.
Namun demikian, ia menyampaikan kondisi anggaran Pemprov Sumut juga mengalami penyesuaian menyusul berkurangnya alokasi anggaran dari pemerintah pusat.
"Kalau memang bisa, kami dari provinsi akan mendukung kegiatan IPDN," ujar Bobby.
Baca juga: Alumni IPDN diminta membantu pengembangan perbatasan
Baca juga: Gubernur: IPDN akan segera dibangun di Aceh
Baca juga: IPDN beri penghargaan Kartika Pamong Praja kepada Gubernur Gorontalo
"Tidak sekadar berkunjung, tapi pak gubernur juga diharapkan menjadi pemateri dan berbagi pengalaman sebagai kepala daerah untuk memberikan motivasi kepada para praja," Halilu Khairi saat berkunjung ke Kantor Gubernur Sumut di Medan, Selasa.
Pada pertemuan itu, Rektor IPDN berharap Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dapat kembali melakukan kunjungan ke kampus IPDN.
Halilul juga mengatakan berdasarkan arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bahwa gubernur merupakan bagian dari Dewan Penyantun IPDN.
Pihaknya berharap dukungan pemerintah daerah karena dinilai penting dalam menunjang berbagai kegiatan pendidikan dan pengembangan praja IPDN.
"Di Sumatera, kami mendatangi beberapa saja.dan Sumatera Utara ini salah satu di antaranya. Kami berharap sebagai Dewan Penyantun, pak Gubernur bisa memberikan bantuan untuk kegiatan IPDN," katanya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution mendukung peran IPDN mencetak calon aparatur sipil negara (ASN) yang andal dan profesional.
"Terima kasih pak Rektor sudah datang dan menjadi penyemangat bagi kami di sini, khususnya alumni IPDN yang andal dan profesional," ujar Bobby saat menerima Rektor IPDN Halilul Khairi.
Gubernur mengatakan IPDN banyak melahirkan aparatur pemerintahan sejak lembaga pendidikan tersebut berdiri dan berkembang hingga saat ini.
Lulusan IPDN, kata dia, telah banyak memberikan kontribusi dan menduduki berbagai posisi strategis di pemerintahan, termasuk di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.
"Di antaranya sebagai pimpinan organisasi perangkat daerah, dan berbagai jabatan strategis lainnya," kata Bobby.
Selain itu, para alumni IPDN kini telah menempati berbagai posisi strategis di pemerintahan kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
"Sumut adalah daerah terbesar di luar pulau Jawa. Selain wilayahnya yang luas, jumlah penduduknya mencapai 15 juta jiwa. Banyak pejabat kita di provinsi itu lulusan pendidikan IPDN," ujarnya.
Pihaknya pun menyatakan kesiapan Pemprov Sumut untuk mendukung kegiatan IPDN sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku.
Namun demikian, ia menyampaikan kondisi anggaran Pemprov Sumut juga mengalami penyesuaian menyusul berkurangnya alokasi anggaran dari pemerintah pusat.
"Kalau memang bisa, kami dari provinsi akan mendukung kegiatan IPDN," ujar Bobby.
Baca juga: Alumni IPDN diminta membantu pengembangan perbatasan
Baca juga: Gubernur: IPDN akan segera dibangun di Aceh
Baca juga: IPDN beri penghargaan Kartika Pamong Praja kepada Gubernur Gorontalo






Komentar (0)