Bandung: Museum Perbendaharaan di Kota Bandung berencana memperluas area pameran dan menambah koleksi diorama. Wacana pengembangan fasilitas fisik ini digulirkan untuk memperkaya materi edukasi sekaligus memberikan gambaran visual yang lebih komprehensif mengenai sejarah dan peran perbendaharaan negara.
"Untuk pengembangan museum, insyaallah ada rencana ke arah sana," ujar Edukator Museum Perbendaharaan, Arifiyana, di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa, 27 Oktober 2026.
Arif menjelaskan, meski pengelolaan harian operasional museum telah diserahkan kepada kantor di tingkat provinsi, realisasi perluasan fisik ini masih harus menunggu lampu hijau dan kewenangan dari kantor pusat.
"Namun, perlu diketahui bahwa Museum Perbendaharaan masih berada di bawah kantor pusat. Dari sisi operasional, pengelolaannya sudah dilimpahkan kepada kantor di wilayah provinsi ini. Sementara itu, pengembangan museum tetap berkaitan dengan kebijakan dan perencanaan di tingkat pusat," jelas Arif.
Salah satu rencana yang ingin direalisasikan ialah menambah area pameran agar ruang edukasi tidak hanya terbatas pada fasilitas yang tersedia saat ini. Perluasan tersebut juga diharapkan membuka peluang untuk menghadirkan materi sejarah dan informasi perbendaharaan yang lebih beragam.
"Selain itu, kami juga ingin menambahkan diorama-diorama yang menggambarkan kantor-kantor perbendaharaan di seluruh Indonesia," ujar Arif.
Menurut Arif, penambahan materi visual tersebut dapat membantu pengunjung memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai keberadaan dan peran kantor perbendaharaan di berbagai daerah. Diorama juga menjadi sarana untuk menyampaikan informasi yang berkaitan dengan proses kerja pemerintahan melalui pendekatan visual.
Museum Perbendaharaan Kota Bandung. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan
Pengembangan wajah baru museum ini sekaligus menjadi jawaban atas tantangan edukator dalam mengurai rumitnya proses administratif APBN ke masyarakat.





Komentar (0)