Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan renovasi Gedung Putih membuatnya merasa rileks.
Pernyataan itu disampaikan untuk menanggapi kritik mantan Presiden Barack Obama terhadap proyek renovasi yang dilakukan Trump di kompleks kediaman resmi presiden AS tersebut.
“Saya sangat ahli dalam bidang properti dan memperbaiki sesuatu. Saya memperbaiki sesuatu dengan sangat baik, sangat indah, dan saya selalu membangun sesuatu yang indah dengan biaya murah,” kata Trump dalam sebuah kampanye di Corinth, Mississippi.
“Saya bisa melakukannya secara alami. Itu sudah menjadi bagian dari diri saya. Justru kegiatan itu membuat saya rileks,” ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Selasa, 27 Oktober 2026.
Sebelumnya, Obama mengkritik renovasi yang dilakukan Trump. Pada akhir pekan lalu, ia menyamakan tampilan Gedung Putih setelah renovasi dengan bangunan yang dikerjakan Saddam Hussein dan sebuah restoran Cheesecake Factory.
Menanggapi komentar tersebut, Trump mengatakan Obama menyebut bangunan itu bukan Cheesecake Factory.
“Dia berkata, ‘Ini bukan Cheesecake Factory.’ Bisa Anda percaya? Padahal itu perusahaan yang sangat sukses. Dia tidak menyukai perusahaan yang sukses,” kata Trump. Trump Sebut Gedung Putih dalam Kondisi Buruk Trump mengatakan Gedung Putih berada dalam kondisi “sangat buruk” ketika ia mulai menjabat. Ia mengklaim sebagian plester pada bagian luar bangunan telah terlepas.
Ia juga mengatakan ornamen di sekitar sejumlah jendela telah copot atau hampir terlepas.
“Kami membuat cetakan dari bagian yang masih bagus, lalu memasangnya pada bagian yang lain, dan kami membuat semuanya kembali indah,” ujarnya.
Trump turut menyinggung pembangunan ruang pesta atau ballroom di Sayap Timur Gedung Putih. Menurutnya, proyek tersebut sebenarnya ingin ia lakukan sejak masa jabatan pertamanya.
“Saya sebenarnya akan melakukannya sejak pertama kali menjabat, tetapi saat itu saya dikepung oleh orang-orang fanatik radikal. Jadi, saya tidak punya waktu,” kata Trump.
Ia menegaskan Gedung Putih merupakan simbol Amerika Serikat sehingga bangunan tersebut harus dirawat dengan baik.
Baca juga: Mahkamah Agung AS Izinkan Trump Lanjutkan Pembangunan Ballroom Gedung Putih





Komentar (0)