Thailand pangkas pajak bahan bakar E20, B20 selama tiga bulan

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Bangkok (ANTARA) - Thailand telah memutuskan untuk mengurangi pajak cukai bahan bakar gasohol E20 dan biodiesel B20 selama tiga bulan untuk mendukung para petani, operator transportasi, dan konsumen.

Berdasarkan kebijakan itu, pajak cukai bagi gasohol E20 akan dikurangi sebesar 5,60 baht (sekitar Rp3.000) per liter, sementara pajak untuk biodiesel B20 dikurangi sebesar 5,50 baht (sekitar Rp2.900) per liter, jelas Perdana Menteri Anutin Charnvirakul pada Selasa.

Pemerintah Thailand berencana mengevaluasi kembali kebijakan tersebut setelah tiga bulan periode pertama berakhir.

Perdana Menteri sekaligus Menteri Dalam Negeri itu menambahkan pemotongan pajak tersebut bertujuan untuk meringankan biaya hidup masyarakat dan meningkatkan permintaan terhadap komoditas pertanian yang digunakan untuk produksi bahan bakar nabati (biofuel).

Selain itu, Kementerian Energi Thailand telah menerima aturan mengenai pengurangan pajak itu dan akan mengadakan pertemuan pada Selasa sore untuk menetapkan harga eceran di stasiun pengisian bahan bakar.

Sumber: TNA-MCOT


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mahasiswa Serbia Berhasil Gulingkan Pemimpin yang Berkuasa Selama 12 Tahun
• 19 jam lalu
0
thumb
RAM Besar di HP Murah Belum Tentu Membuat Ponsel Lebih Lancar, Ini Alasannya
• 21 jam lalu
0
thumb
Folago (IRSX) Gandeng MiniMax, Bidik 500 Judul Micro Drama AI per Bulan
• 19 jam lalu
0
thumb
5 Cara Manajemen Waktu yang Tepat untuk Si Multitasking
• 18 jam lalu
0
thumb
BMKG: Karhutla di Sumsel dan Kalteng Masih Tinggi, OMC dan Dry Ice Digencarkan 
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.