Kadisdik Depok Ungkap Pemicu Banjir Rendam SMPN 2 Depok, Perbaikan Dikebut November 2026

disway.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Dinas Pendidikan Kota Depok buka suara terkait viralnya video banjir yang merendam SMPN 2 Depok, Selasa 27 Oktober 2026. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wahid Suryono, menyebut ruang yang terendam dan viral di media sosial sebenarnya bukan ruang kelas utama, melainkan ruang kelas sementara.

"Kan sebenarnya ruang sana itu bukan ruang kelas. Ruang kelas itu kan yang lagi direnovasi ini, jadi sementara pindah (ke ruang bawah yang banjir). Jadi dulu-dulu mungkin nggak terlalu jadi masalah karena kan nggak di situ," kata Wahid usai meninjau lokasi.

BACA JUGA:Nicholas Saputra Bersuara Soal Banjir Aceh dan Kebakaran Hutan: Alam Sudah Memperingatkan!

Wahid mengaku prihatin atas kejadian tersebut. Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Bagian Administrasi Pembangunan (Adpem) untuk meninjau lokasi.

"Kemudian kami langsung koordinasi dengan PU, juga dengan Adpem, langsung kita meninjau lokasi dengan teman-teman Sarpras juga. Dan dengan peninjauan di lapangan tadi kita lihat beberapa hal yang terjadi itu memang ada luapan dari sungai. Sungai di luar yang posisinya memang elevasinya lebih tinggi," jelasnya.

BACA JUGA:SMPN 2 Depok Banjir Usai Hujan Deras, Ruang Kelas dan Kepala Sekolah Terendam

Dari hasil peninjauan, ditemukan penyempitan di outlet drainase di ujung jalan raya dekat Puskesmas yang menjadi pemicu luapan saat curah hujan tinggi.

"Setelah ditelusuri, di outletnya di ujung itu memang ada penyempitan di area jalan raya di sana," ucapnya.

Untuk itu, Disdik bersama Dinas PU menyiapkan dua langkah penanganan.

Langkah jangka pendek, yakni membuat sistem backflow atau katup penahan air agar luapan kali tidak masuk ke area sekolah yang posisinya lebih rendah.

"Itu tadi ditemukan caranya dengan membuat backflow. Jadi kita sudah lihat bagaimana nanti kita hitung hari ini dan besok, kebutuhannya berapa untuk segera ditangani supaya kalau pun air meluap tidak masuk. Jadi kayak semacam katup yang menahan supaya air nggak masuk," kata Wahid.

BACA JUGA:Nicholas Saputra Bersuara Soal Banjir Aceh dan Kebakaran Hutan: Alam Sudah Memperingatkan!

Sementara untuk jangka menengah, Dinas PU akan melakukan normalisasi outlet yang menyempit di daerah Puskesmas.

"Jangka menengahnya, tadi teman-teman PU sedang menilai outlet yang di daerah puskesmas yang menyempit, itu yang mungkin nanti akan dinormalisasi supaya nggak kejadian ketika air banyak kemudian naik," lanjutnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BMKG Prakirakan Hujan Jakarta Hari Ini: Mulai Siang Nanti di 5 Wilayah dan Jam Turunnya
• 13 jam lalu
0
thumb
Kementan Satukan Petani Jagung & Peternak dalam Satu Koperasi, Siapkan Rp 300 M
• 7 jam lalu
0
thumb
Sestama BNPB Dicecar KPK Soal Pengadaan Dana Bencana
• 2 jam lalu
0
thumb
4 Tips Mengatur Waktu bagi Freelancer yang Bekerja dari Rumah
• 10 jam lalu
0
thumb
Karhutla Ganggu 3.030 Penerbangan RI, Begini Respons Kemenhub
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.