Eks PM Jepang Yasuo Fukuda Wafat, SBY Ungkap Rasa Duka Mendalam

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (kiri), berjabat tangan dengan Perdana Menteri Jepang, Yasuo Fukuda, saat tiba untuk menghadiri pertemuan dengan para pemimpin negara-negara Kelompok Delapan (G-8), negara-negara mitra (outreach countries), serta pimpinan organisasi internasional di Toyako, pulau Hokkaido, pada 9 Juli 2008. (AFP/TOMOHIRO OHSUMI/File Foto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kabar duka menyelimuti panggung politik internasional menyusul wafatnya mantan Perdana Menteri Jepang, Yasuo Fukuda. Kepergian tokoh penting tersebut rupanya turut meninggalkan duka yang mendalam bagi Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Mengutip unggahan akun X @S.B.Yudhoyono, Selasa (27/10/2026), SBY secara resmi menyampaikan rasa dukacitanya atas kepergian mantan pemimpin Jepang tersebut.

"Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya mantan Perdana Menteri Jepang, Yasuo Fukuda," ungkapnya.


"Beliau telah memberikan kontribusi besar bagi penguatan persahabatan antara Indonesia dan Jepang."

SBY juga mengungkapkan kedekatan personal yang terus terjaga di antara keduanya meski sudah tidak lagi mengemban jabatan publik di pemerintahan.

"Secara pribadi kami memiliki hubungan yang dekat dan baik, bahkan setelah kami tidak bertugas lagi di pemerintahan," paparnya.

"Persahabatan tetap terjalin di antara kami."

Lebih lanjut, tokoh politik yang pernah menjabat selama dua periode di Indonesia tersebut mengaku sangat terpukul atas berita lelayu ini. Ia memastikan bahwa sosok mendiang akan terus hidup di dalam ingatannya.

"Kepergian beliau merupakan kehilangan yang mendalam bagi saya," tutur Yudhoyono.

"Saya akan selalu mengenang beliau, bukan hanya sebagai seorang negarawan, tetapi juga sebagai seorang sahabat."

"Semoga beliau beristirahat dalam damai," pungkasnya.

Yasuo Fukuda merupakan Perdana Menteri Jepang ke-91 yang menjabat pada periode September 2007 hingga September 2008. Sosok politikus veteran dari Partai Demokratik Liberal (LDP) tersebut menghembuskan napas terakhirnya pada 22 Oktober lalu di Tokyo pada usia 90 tahun.

Semasa jabatannya, Fukuda dikenal luas berkat pendekatan kebijakan luar negerinya yang moderat dan upayanya dalam menjaga stabilitas kawasan.


(tps/luc)
Saksikan video di bawah ini:
3 Hari Diguyur Hujan, Kabut Asap Masih Selimuti Palembang-Kalimantan

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mengapa Jakarta Semakin Panas dan Bagaimana Cara Mengatasinya?
• 6 jam lalu
0
thumb
Menkop Ferry Juliantono Dorong Kopi Wamena Tembus Pasar Global melalui Penguatan Koperasi di Papua Pegunungan
• 13 jam lalu
0
thumb
5 Kalimat Positif yang Sebaiknya Tidak Diucapkan Orang Tua ke Anak Menurut Pakar
• 1 jam lalu
0
thumb
Hujan Bantu Kurangi Asap Karhutla di Jambi, Tim Manggala Agni Masih Padamkan Api | SAPA MALAM
• 20 jam lalu
0
thumb
Menkeu Janjikan Penerbitan SBN Tetap Sesuai Target APBN 2026
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.