Pengangguran di Indonesia Turun Jadi 4,65 Persen, Pemerintah Klaim Terendah dalam Tiga Dekade

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Job Fest Brebes 2025 atau Job Fair yang digelar di Atrium ASS Mall Brebes dipadati ribuan pencari kerja, Rabu (29/10/2025). (Sumber: Kompas.com/ Tresno Setiadi)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Pemerintah mengklaim tingkat pengangguran terbuka (TPT) Indonesia turun menjadi 4,65 persen pada 2026, mendekati level terendah dalam 32 tahun terakhir.

Capaian ini mendekati angka pengangguran pada 1994 sebesar 4,36 persen, meski jumlah angkatan kerja nasional kini hampir dua kali lipat lebih besar.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan, penurunan angka pengangguran mencerminkan kemampuan perekonomian nasional dalam menyerap tenaga kerja, didorong penguatan investasi dan sektor riil.

“Pemerintah terus memantau dinamika ketenagakerjaan sebagai salah satu indikator utama kesejahteraan masyarakat dan efektivitas kebijakan ekonomi. Capaian TPT 4,65 persen ini mencerminkan keberhasilan berbagai program dorongan sektor riil dan investasi dalam memfasilitasi kebutuhan pasar kerja,” kata Haryo dalam keterangan resmi, Selasa (27/10/2026).

Baca Juga: RI Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, Menperin Ungkap Manfaat bagi Industri Dalam Negeri

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), Haryo menyebut jumlah angkatan kerja Indonesia melonjak dari sekitar 83,32 juta orang pada era 1990-an menjadi 155,41 juta orang pada 2026, atau meningkat sekitar 86,5 persen.

Menurutnya, penurunan tingkat pengangguran di tengah pertumbuhan angkatan kerja tersebut menunjukkan peningkatan daya serap pasar kerja nasional.

Tingkat Pengangguran Indonesia

Sebagai perbandingan, tingkat pengangguran Indonesia pernah mencapai 11,24 persen pada 2005, kemudian berada di level 7,07 persen pada 2020 ketika pandemi Covid-19 menekan aktivitas ekonomi dan dunia usaha.

Meski angka pengangguran terus menurun, pemerintah menegaskan tantangan ketenagakerjaan tidak berhenti pada penciptaan lapangan kerja, tetapi juga peningkatan kualitas pekerjaan dan kesejahteraan pekerja.

Baca Juga: Prabowo Perintahkan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Bahlil: Anggaran Pasti Bertambah

“Pemerintah terus berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas angkatan kerja melalui program pelatihan vokasi, upskilling, dan peningkatan utilisasi industri,” ujar Haryo.

“Fokus kita bukan hanya mempertahankan angka pengangguran di tingkat rendah, tetapi juga memastikan penyerapan tenaga kerja yang berkualitas serta berdampak langsung pada peningkatan taraf hidup masyarakat,” lanjutnya.

Di balik penurunan tingkat pengangguran tersebut, jumlah masyarakat yang belum terserap pasar kerja masih mencapai jutaan orang.

Berdasarkan perhitungan dari jumlah angkatan kerja sebanyak 155,41 juta orang dan TPT sebesar 4,65 persen, jumlah penganggur di Indonesia diperkirakan masih sekitar 7,23 juta orang.

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Dina Karina Editor : Gading-Persada

Sumber : Kemenko Perekonomian

Tag
  • tingkat pengangguran terbuka
  • jumlah pengangguran
  • data pengangguran bps
  • investasi
  • lapangan kerja
  • klaim pemerintah
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
6.245 Penerima Bansos Kediri Terindikasi Judol, Baru 1.000 Ajukan Sanggahan
• 14 jam lalu
0
thumb
Polisi Jerat Suami Siri Pembunuh Ibu dan Anak di Madiun Pasal Pembunuhan Berencana
• 29 menit lalu
0
thumb
Pengisi Suara Bugs Bunny dan Daffy Duck Eric Bauza Meninggal di Usia 46 Tahun
• 3 jam lalu
0
thumb
Bukan Transparansi atau Likuiditas, Ini Catatan MSCI untuk Pasar Modal Indonesia
• 2 jam lalu
0
thumb
Menkomdigi: 45% Anak Pernah Alami Perundungan Siber
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.