KKP Salurkan 100 Ribu Benih Lele Dukung Budidaya Perikanan di Bantul

detik.com
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Sebanyak 100 ribu benih unggul ikan lele diberikan kepada lima kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam acara Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan Tahun 2026 untuk memperingati HUT ke-27 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Bantuan ini bertujuan mendukung pengembangan usaha budi daya sekaligus membuka peluang penghasilan bagi masyarakat, termasuk ibu-ibu PKK melalui pengolahan dan pemasaran hasil panen.

Penyerahan bantuan berlangsung bersamaan dengan kunjungan kerja Ketua Komisi IV DPR RI di Kampung Nelayan Merah Putih Poncosari, Bantul, pada 22 Oktober lalu. Masing-masing Pokdakan menerima 20 ribu benih ikan lele yang disiapkan oleh Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi. Hal tersebut disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam siaran resmi di Jakarta, Selasa (27/10/2026).

"Budidaya perikanan salah satu penunjang ekonomi masyarakat di Bantul. Untuk itu, kami berharap benih dipelihara sebaik mungkin sesuai dengan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), agar tumbuh hingga ukuran konsumsi dan memberikan manfaat bagi keberlanjutan usaha kelompok," ujar Sakti Wahyu Trenggono dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2026).

Sementara itu, Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya Tb Haeru Rahayu menambahkan bahwa ketersediaan benih bermutu perlu diikuti kesiapan pembudidaya dalam mengelola pemeliharaan. Keduanya menjadi bekal penting untuk memperkuat produksi ikan dan mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Benih yang disalurkan merupakan ikan lele Sangkuriang generasi kedua yang dilengkapi Surat Keterangan Asal untuk memberikan kejelasan mengenai sumbernya. Kesiapan air dan penerapan prosedur pemeliharaan, sambungnya, juga perlu diperhatikan agar benih bermutu memberikan hasil optimal.

"Seunggul apa pun benih, apabila kita memeliharanya dengan sembarangan, itu juga akan menghasilkan hasil yang kurang bagus. Sehingga pemeliharaan harus dilengkapi dengan CBIB," ujar Haeru.

Haeru menambahkan BBPBAT Sukabumi turut berkoordinasi dengan penyuluh perikanan untuk mendampingi kelompok hingga ikan mencapai ukuran konsumsi.

"Balai juga mendorong pengembangan unit pembenihan rakyat melalui penyediaan calon induk unggul untuk memperluas ketersediaan benih," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pokdakan Mina Madjoe, Yosi Prasetiyo, menilai bantuan tersebut sangat berarti untuk mendorong kegiatan ekonomi masyarakat di lingkungannya. Kelompoknya membesarkan lele hingga ukuran konsumsi dan melibatkan ibu-ibu PKK dalam pengolahan serta pemasaran. Dia mengatakan mangut lele, abon lele, dan pecel lele menjadi pilihan produk yang dikembangkan.

"Ini sangat berarti bagi kelompok kami khususnya, sehingga menjadi sebuah semangat dan motivasi kembali bagi masyarakat untuk budi daya ikan," tutup Yosi.




(ega/ega)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dorong Kampus SDGs, FMIPA UNM Ubah 210,5 Kg Sampah Bernilai Ekonomi untuk Tenaga CS
• 7 jam lalu
0
thumb
Pelindo FC Sukses Raih Gelar Champion di FIFCO World Corporate Champions Cup 2026
• 4 jam lalu
0
thumb
Jaksa Sebut Keterangan Dua Saksi Meringankan Kasus Pengancaman Bersifat Subjektif
• 12 jam lalu
0
thumb
Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Akhiri Penantian Inggris Sejak 2001
• 15 jam lalu
0
thumb
Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Rabu 28 Oktober 2026: Mayoritas Wilayah Diguyur Hujan, Cek Jamnya
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.